Imigrasi Bengkulu: Penerbitan Paspor Naik 17 Persen

   Bengkulu, jurnalsumatra.com – Kantor Imigrasi Provinsi Bengkulu merilis jumlah penerbitan paspor sepanjang 2017 mengalami kenaikan sebesar 17 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Kepala Kantor Imigrasi Provinsi Bengkulu, Rafli di Bengkulu, Jumat, menyebutkan tahun 2017 menerbitkan 11.870 paspor sementara tahun sebelumnya hanya 10.972 paspor.
“Kalau di Bengkulu, mayoritas pemohon paspor yakni masyarakat yang mau haji dan umrah, sementara untuk keperluan pejalanan ataupun bekerja ke luar negeri masih sedikit sekali,” kata dia.
Kenaikan ini kata dia merupakan dampak positif dari kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang menambah kuota jemaah haji Indonesia.
“Kuota Indonesia kembali normal dan ditambah 10.000 lagi, pasca perluasaan Masidil Haram Mekkah,” kata dia lagi.

    Permohonan penerbitan paspor Bengkulu sejak dulu memang lebih banyak untuk keperluan haji dan umrah, hal ini juga terlihat dari periode masyarakat mengajukan permohonan.
Periode November–Maret, menurut Rafli menjadi periode pengurusan paspor untuk keperluan haji, sebab jemaah mulai diberangkatkan pada Agustus 2017.
“Seperti yang ada pada data kami, pada periode itu permintaan pengurusan paspor menjadi di atas seribu permohonan per bulan, selain itu hanya sekitar 700–800 permohonan, dan pada akhir 2017 kembali memasuki periode itu, untuk haji 2018,” ucapnya.
Untuk pasor keperluan umrah, Rafli memngingatkan masyarakat agar tidak menyelahgunakannya, baik untuk mencari pekerjaan di luar negeri dengan cara-cara ilegal ataupun berniat masuk ke Suriah.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

10 + nineteen =