Indocement Bersama Pemda Antisipasi Krisis Air Bersih Daerah Pesisir

Kotabaru, jurnalsumatra.com – Produsen semen merk Tiga Roda PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant Tarjun bersama pemerintah daerah mengantisipasi terjadinmya krisis air bersih di daerah pesisir, Desa Tarjun, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.

  “Kita patut berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang telah melaksanakan program Program Nasional Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), yang didukung perusahaan dengan membangun embung sebagai sumber air baku,” kata perwakilan manajemen Indocement H Nor Imansyah, di Kotabaru, Ahad.

  Imansyah berharap, program pemerintah yang berupa program Pamsimas yang dikolabolarikan dengan Indocement dengan berupa pembangunan embung dan penyediaan material semen tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik untuk pemenuhan kebutuhan air bersih bagi seluruh masyarakat di sekitar embung.

  Pendamping Pamsimas Kabupaten Kotabaru wilayah Desa Tarjun, Abdullah, menambahkan, dengan adanya program tersebut tentunya sangat membantu masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan air bersih di daerah setempat.

  “Beberapa waktu lalu kami dari Pamsimas bersama Indocement, perangkat desa dan masyarakat telah meninjau lokasi, dan hasilnya sangat bagus dalam artian airnya dapat dipergunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Abdullah.

  Dikatakannya bahwa setelah melihat kondisi embung dan air secara fisik sudah memenuhi standar baik dari rasa, warna dan bau pada air tersebut.

  Kemudian selanjutnya akan dilakukan uji laboratorium terkait dengan kandungan yang ada di dalam airnya.

  “Jelas kami dan masyarakat maupun pemerintah sangat terbantukan oleh Indocement yang sudah membangunkan fisiknya sehingga lebih memudahkan masyarakat dalam memanfaatkannya,” katanya.

  Sekretaris Pemerintahan Desa Tarjun, Suryadi menyambut baik adanya embung di wilayahnya karena akan membantu masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan air dan atas bantuan dari pihak Indocement yang telah membangunkan dan memberikan ijin lokasi embung yang masih berada di wilayah perusahaan.

  “Kami sangat terbantukan dengan adanya hal itu, karena sebelumnya khususnya warga pesisir pada saat musim kemarau sangat kesulitan mendapatkan air.

  Memang, kata dia, ini hanya pembangunan tahap awal akan tetapi sangat membantu.

  Selanjutnya, yang menjadi tugas selanjutnya adalah terkait dengan sistem pengelolaannya apakah nanti bekerja sama dengan masyarakat atau bagaimana.

  “Itu hanya teknis, ke depannya akan bisa dibahas bersama, yang jelas kami sangat berterima kasih sekali kepada Indocement,” katanya.(anjas)