Irma Suryani : RSUD Kayuagung Belum Cocok ke Tipe B

Kayuagung, jurnalsumatra.com – Ditengah banyaknya keluhan serta kekurangan yang ada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung malah minta Akreditasi Tipe B, tak ayal hal tersebutpun mengundang reaksi dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat bahkan Anggota DPR RI Komisi IX yang membidangi Kesehatan Irma Suryani.

 

Irma Suryani yang sebelumnya (tahun 2016, red) telah melihat langsung kondisi RSUD Kayuagung, pesimis jika dapat lulus penilaian hingga dapat meningkat ke akreditasi tipe B, menurutnya RSUD Kayuagung masih banyak kekurangan, karena masih banyak keluhan masyarakat serta para medisnya sendiri mengeluh tidak dibayar jasa medis selama 6 bulan.

 

“Kalau tim penilainya tidak Profesional saya yakin lulus ke Tipe B,” Tegas anggota DPR RI Irma Suryani, kepada wartawan Minggu (2/12/2018).

 

Ditambahkan Kader NasDem Ini, untuk meningkatakan akreditasi harus memenuhi standarisasi berdasarkan peraturan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia No 56 Tahun 2014, disana telah ada klasifikasinya dan sepengamatan dirinya RSUD belum pantas untuk Akreditasi Tipe B.

 

“Ya, kan semua sudah diatur dalam Permenkes no 56 tahun 2014 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit,” tegas Irma.

 

Dilain tempat Welly Tegalega, ketika dimintai komentarnya mengatakan, RSUD Kayuagung yang memiliki segudang masalah malah minta naikan akreditasi ke Tipe B. Dirinya menilai sangat miris apa yang dilakukan oleh Direktur RSUD, yang hanya mementingkan Tipe, bukan sebaliknya pelayanan dan keselamatan pasien.

 

“Ibarat kata mementingkan casing, tapi didalamnya bobrok, sekarang saya tanya, berapa dana yang disiapkan untuk menyambut tim penilai dari pusat, itu uangnya dari mana? ini sama saja menumbalkan para medis demi gengsi,” tegas Welly.

 

Sementara itu En warga Tanjung Rancing mengatakan RSUD masih banyak kekuarangan, sehingga banyak peluang kesalahan baik dalam perawatan serta pelayanan terhadap pasien.

 

“Pemda dan Dinkes hendaknya selalu melakukan Kontrol dan Pengawasan ketat terhadap semua yang terkait RSUD Kayu Agung, bila perlu selalu melakukan Sidak, Pasang CCTV disetiap Sudut Rumah Sakit, agar semua aktivitas di RS bisa diawasi,” tegas En. (ATA)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eight + eight =