Jangan Takut Menggelar PSBB Dipercepat

Palembang, jurnalsumatra.com – Anggota Fraksi PKB DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) Kartak Sas mempertanyakan kebijakan Gubernur Sumsel yang akan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Setelah lebaran.

“ Jadi kalau melihat kemarin mau ditunda habis lebaran, baru PSBB, itu Insya Allah Sumatera Selatan terutama kota Palembang akan kiamat kecil, oleh karena itu dengan rendah hati, dengan sangat bijaksana, jangan gara-gara takut PSBB laju anggarannya besar, kami dari  Fraksi PKB , PSBB ini agar segera dilakukan , bila perlu undang-undang menyusul,” katanya saat melakukan intrupsi disela-sela rapat paripurna DPRD Sumsel dengan agenda laporan tim perumus rekomendasi terhadap laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ)  Gubernur Sumsel  tahun anggaran (TA) 2019, Senin (18/5/2020) secara virtual di ruang banggar DPRD Sumsel.

Menurutnya jangan takut menggelar PSBB dipercepat dan biayanya lebih besar.

“ Mari jangan pakai biaya duit kito dewek, jangan pake duit nenek moyang kita dewek, ada duit APBN dan APBD yang akan dianggarkan untuk rakyat kito, jadi rakyat kito ini sudah kasihan, sangat menderita, jadi kalau PSBB habis lebaran, banyak orang dari mana mana datang , Insya Allah, Naudzubillah Min Dzalik,  karena rumah sakit ini sudah 87 persen sudah penuh,” katanya.

Kedua , dia meminta peningkatan recofusing  anggaran untuk Covid-19 segera ditingkatkan dan jangan takut-takut dan kemarin uang DPRD Sumsel diambil Rp70 Miliar dan sampai saat ini anggaran Rp70 miliar untuk apa pihaknya tidak tahu.

“ Tolong kita malu sama  provinsi-provinsi lain, APBD kita Rp10 triliuan lebih jangan getah basah igo untuk rakyat ini , kagek di ancam Allah, Naudzubillah Min Dzalik, jadi segera, proyek-proyek yang  tidak penting dipangkas, proyek  yang belum perlu dipangkas, masih banyak kerjaan lain, ini buat rakyat , buat masyarakat, masyarakat kita ini bukan lagi miskin lah saro nian,” katanya.

Terakhir dengan pimpinan DPRD Sumsel, dengan Gubernur Sumsel jangan buat gaduh di hati rakyat yang sedang susah dan menderita ini dengan memposting hal-hal yang bukan pada tempatnya.

Ketua DPRD Sumsel Hj RA Anita Noeringhati mengatakan usulan Anggota Fraksi PKB DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) Kartak Sas sudah dicatat dan sampaikan  secara tertulis  kepada Gubernur Sumsel.(udy)