Jaringan PLN Dijalan Sekayu-Pendopo Mengkhawatirkan


Muba, jurnalsumatra.com – Warga masyarakat khususnya pengguna jalan Sekayu-Pendopo mengkhawatirkan rendahnya kabel jaringan PLN di Kelurahan Soak Baru Kecamatan Sekayu, Musi Banyuasin (Muba).

Berdasarkan pantauan Jurnal Sumatra.com dilapangan, jaringan listrik disepanjang jalan mulai dari Jembatan Musi (JM) sampai ke simpang lapangan terbang (lapter) Sekayu dari memang sejak awal pembangunan terbilang rendah dari permukaan jalan, berbeda dengan ketinggian jaringan listrik didaerah daratan. Pasalnya tiang listrik diwilaya itu berada didasar jurang tanah rawah.

Se-iring dengan terusnya dilakukan peningkatan badan jalan, lama- kelamaan ketinggian jaringan listrik terus berkurang terutama jaringan lampu jalan. Hal inilah yang menjadi keresahan warga masyarakat terutama para sopir pengangkut alat berat. Karena sudah beberapa kali mobil yang mereka kendarai tersenggol jaringan listrik dan mengakibatkan kabel listrik terputus.

Ditambah lagi, kurangnya perawatan dari pihak terkait, hingga kabel listrik diwilaya itu terlihat semberawut, ada yang didalam semak belukar, ada yang terurai dipinggir jalan bahkan ada pula yang menjuntai ke sungai. 

Muksin (40) warga Kelurahan Soak Baru menjelaskan, bahwa terdapat beberapa titik jaringan listrik dijalan Sekayu-Pali yang berpotensi mengancam keselamatan para pengguna jalan.

“Jaringan listrik diwilaya ini memang terlalu rendah, ada beberapa titik yang dikhawatirkan dapat mengancam keselamatan para pengguna jalan. Seperti ditikungan Jembatan Juai, Jembatan Langgaran dan tikungan disekitar Jembatan Gelam. Dari ketiga tikungan tersebut jaringan listrik dengan kondisi rendah membetang diatas badan jalan.”Jelas Muksin (40) warga setempat saat dibincangi wartawan Jurnal Sumatra.com kemarin.

Muksin berharap pihak terkait secepatnya melakukan pembenahan, sebelum terjadi hal hal yang tak di inginkan.

“Yach kalau harapan kita sih secepatnya pemkab muba terutama pihak terkait melakukan pembenahan, jangan sampai makan korban lah… Karena sudah beberapa kali kabel listrik diwilaya ini tersenggol mobil pengangkut alat berat bahkan roda dari salah satu mobil pengangkut alat berat sempat meledak akibat tersengat arus listrik, beruntung tidak menelan korban jiwa.”ungkapnya.

Sementara Helmi (45) warga Talang Sekate Kelurahan Soak Baru mengatakan, dampak dari kabel listrik semberawut, lampu jalan wilaya itu kerap mengalami pemadaman. 

“Kalau kami disini pak, mengeluhkan lampu jalan. Pasalnya lampu jalan disini kadang hidup kadang mati. Walaupun hidup rasanya percuma, karena lebih banyak mati ketimbang hidup.

Nah ini perlu diperhatikan oleh terkait maupun pemkab Muba, terutama masalah kabel semberautan dijalan sekayu-pendopo ini. Sebab dampaknya bukan hanya dikampung kami saja, jalur listrik itukan kemana-mana,  ke Kecàmatan Sungai Keruh, Jirak Jaya dan Kecamatan Plakat Tinggi, semuanya bisa terganggu.”Terang Helmi.

Dijelaskannya, ketika lampu jalan terjadi pemadaman, warga khawatir melintas pada malam hari.”Yach was-was lah pak melintasi jalan tanpa penerangan, pertama khwatir masalah keamanan. Apalagi sewaktu jalan  ini belum diperbaikan, bukan sekali dua kali pengguna jalan terjungkal gara-gara terjebak pada lobang jalan.”Sesalnya.

Ketika permasalahan dikonfirmasikan ke pihak PLN Rayon Sekayu, Humas dan pelayanan PLN rayon Sekayu Irsan menjelaskan, bahwa kabel semberawutan dijalan Sekayu- Pali  itu bukannya jaringan PLN.

“Ada dua macam pak, ada kabel lampu jalan, ada kabel icon dan yang sering jatuh itu kabel icon. Bukan jaringan PLN, kalau yang kami tidak mungkin putus, kalau putus jelas mati lampu.”jelas Irsan.

Irsan juga membenarkan kalau roda mobil pengangkut alat berat sempat meledak gara-gara tersengat arus listrk. “Memang pernah, kejadian itu ditikungan sekitar Jembatan Langgaran, namun kendaraan tersebut biasanya melebihi ketinggian, sebenarnya tidak boleh. “Ujarnya.

Dikatakanya, kalau untuk peremajaan tiang lebih baik terus terang itu susah juga, tapi kita lihat saja nanti kedepannya kalau yang rendah kita naikkan.”pungkasnya. (Rafik elyas)