Jasad Atlet Volley Tenggelam Ditemukan Tim SAR

    Sukabumi, jurnalsumatra.com – Jasad atlet volley yang tenggelam di Pantai di Pantai Cikepuh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Selasa (28/08), ditemukan tim SAR gabungan di Perairan Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten.
“Korban ditemukan oleh Tim Satpol Air Binuangeun, Banten dan Kantor SAR Basarnas Jakarta. Jarak dari lokasi hilang tenggelam hingga ditemukan pun cukup jauh sekitar 70 mil laut,” kata Ketua Forum Koordinas SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi Okih Pajri di Sukabumi, Senin.
Informasi yang dihimpun, korban yang diketahui bernama Dede Iqbal (19), warga Kampung Batunamprak, RT 03, RW 09, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi ini hilang tenggelam saat tengah memancing bersama ayahnya di Pantai Cikepuh Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas.
Saat hendak pindah tempat, korban terpeleset dan jasadnya langsung terbawa arus ke tengah laut. Ayah korban yang berupaya menyelamatkan anaknya tersebut tidak berhasil karena lokasinya berkarang dan gelombang pun tinggi ditambah arus laut deras.
Tim SAR gabungan dari Kabupaten Sukabumi yang menerima laporan tersebut langsung mencari jasad korban namun tidak berhasil menemukan karena gelombang tinggi dan arus kencang.

       Diduga saat korban tenggelam jasadnya terbawa hingga perairan Laut Banten dan ditemukan olah petugas Satpol Air Binuangeun yang juga tengah melakukan pencarian korban hilang tenggelam warga Bogor di Pantai Sawarna.
“Kami mendapat informasi dari Pol Air Binuangeun yang menyebutkan adanya jasd korban kecelakaan laut. Setelah diperiksa oleh keluarga korban ternyata jasad itu benar merupakan Dede Iqbal dengan ciri-ciri masih menggunakan kaos tim volley,” tambahnya.
Okih mengatakan kondisi korban saat ditemukan sudah tidak berbentuk seperti bagian muka sudah rusak dan mengeluarkan aroma tidak sedap karena tenggelam hampir sepekan.
Setelah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Palabuhanratu, jasad korban pun diserahkan kepada keluarganya untuk dikebumikan. Dengan ditemukannya jasad atlet voli tersebut maka operasi SAR ditutup.(anjas)

Leave a Reply