Jejak Indonesia Jadikan Talang Jawa Kampung Lele

    Baturaja, jurnalsumatra.com – Lembaga Lingkungan Hidup Jejak Indoensia Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, berupaya menjadikan Kelurahan Talang Jawa sebagai Kampung Lele dan sayuran organik dengan membudidayakan ikan lele dan berbagai tanaman sayur-mayur.
Pendiri Lembaga Lingkungan Hidup Jejak Indoensia, Ogan Komering Ulu (OKU) Hendra A Setyawan di Baturaja, Jumat mengatakan bahwa pihaknya membuat dua kolam bioflok sekaligus memberikan bantuan 4.000 bibit ikan lele kepada masyarakat di Kelurahan Talang Jawa, Kecamatan Baturaja Barat tersebut.
Selain itu, kata dia, lahan di sekitar kolam juga ditanami berbagai jenis sayuran seperti tomat, cabai dan sayur bayam sebagai ajang pembelajaran khususnya bagi kaum perempuan memanfaatkan pekarangan rumah.
“Kalau sudah ada contoh yang berhasil biasanya warga akan lebih tertarik sehingga harapan membangun Kampung Lele dan Sayuran Organik di Talang Jawa dapat terwujud,” ungkapnya.

Dia mengemukakan, Jejak Indoensia akan terus membina masyarakat  dengan memberikan pelatihan secara berkelanjutan agar hasil panen dapat dikelola dan dikembangkan berbagai jenis produksi makanan seperti abon lele, kripik ikan, sosis, ikan asap dan lain sebagainya.
Hal tersebut dilakukan sebagai upaya pemberdayaan dan meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus membangun kembali kreatifitas warga di wilayah itu.
“Kita ketahui bahwa wilayah Talang Jawa ini keratifitas masyarakatnya sangat baik dalam usaha rumah tangga seperti membuat makanan peyek dan keripik. Namun sejak di kereta api tidak bisa berjualan lagi seakan mereka hilang mata pencarian,” jelasnya.
Sementara menurut Ismail salah seorang pengurus budidaya lele di Kelurahan Talang Jawa secara terpisah mengaku budidaya ikan lele dan sayur organik menjadi hiburan bagi warga di wilayah itu.
Menurut dia, sejak adanya dua kolam ikan lele yang bangun di belakang Kantor Kelurahan Talang Jawa tersebut banyak warga termasuk anak-anak berkunjung untuk melihat sebagai ajang hiburan dan rekreasi.
“Selain geliat ikan yang sedang diberikan pakan dan menyuplai oksigen ke kolam menjadi hiburan tersendiri bagi warga,” ujar dia.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 + 3 =