Jelang Puasa Harga Bawang Kian Melambung


Pali, jurnalsumatra.com – Memasuki Bulan Suci Ramdan PR Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), umumnya dan Permerintah Pusat khusunsnya hingga Ramadan 1440 Hijriah masih belum terjawab, karena bahan pokok kian tak terbenadung kian hari kian melambung

Hampir semuah kebutuah rumah tangga mengalami kenaikan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) Kabupaten PALI menjamin harga bawang putih di pasar tradisional di Kota Pendopo tidak stabil dari harga Rp 28.000,00 per/kg hingga Rp 55.000,00. per/kg sedangkan bawang merah harganya Rp 28.000 kini menjadi 45.000,00 

Untuk itu, Plt Kepala Disdagprin Kabupaten PALI, Ida Ibrahim mengatkan dengan adanya kenaikan berbagai macam bahan pokok di Pasar Pendopo  Bumi Serepat Serasan akan dilakukan oprasi pasar segera agar bahan bahan pokok tetap stabil bisa di jangkau oleh masyarakat Kabupaten PALI terutama menjawab keluahan para ibu ruamah tangga.

“Kita sudah mengetahui menenai kenaikan harga bahan pokok di pasar Pendopo tidak stabil di angka Rp 55.000,00. Meskipun sebelumnya pada minggu kemarin harga bawang hannya menyentuh di Rp 28.000 per kg. Tapi kembali naik di minggu ini mejelang bulan Puasa, untuk itu kita akan segera lakukan oprasi pasar,” jelas Ida saat diwawancarai pia telpon, Kamis (2/5/2019).

Sedangkan untuk komoditas lain seperti cabe dan sayur mayur relatif stabil. “Kita akan usahakan harga bawang di pasar tradisional di PALI tetap stabil. Makanya setiap minggunya kita akan pantau harga-harga kebutuhan pokok di seluruh pasar Tradisional di Kabupaten PALI,” jelasnya lagi.

Untuk itu, pihaknya meminta bantuan seluruh leading sektor terkait dalam ketersedian kebutuhan pangan sehingga tidak menimbulkan kenaikan harga yang signifikan di pasar yang nantinya akan menyusahkan warga PALI.

“Untuk bawang agen kita meamsuk dari Palembang, seperti Lahat, Pagaralam, Curup.” Tutupnya. (abah)