Jembatan Putus Warga Sulit Beraktifitas

Lahat, Sumsel, jurnalsumatra.com – Akibat terputusnya jembatan penghubung antara dua RT yakni RT 3 denghan RT 4 Kelurahan Sari Bungamas Kecamatan Kota Lahat, mengancam dua RT sulit beraktifitas seperti biasanya.

Jembatan penghubung dua RT ini terputus, karena, amblas akibat hujan yang turun deras dan ditumbur oleh luapan air sungai dibagian bawah jembatan. Beruntung, dari peristiwa yang ada, tidak sampai menelan korban jiwa. Akan tetapi, apabila lamban diperbaiki mengancam aktifitas warga terhambat karena jembatan merupakan akses utama.

“Untuk sementara ini, akibat jembatan tersebut terputus sehingga kita lakukan perbaikan secara gotong royong. Namun, perbaikan itu, sifatnya tidak bisa bertahan lama,” jelas Lurah Sari Bungamas, Burlian SE, Kamis (3/5/2018), kemarin.

Menurut Burlian, amblasnya jembatan ini, dikarenakan curah hujan yang turun cukup deras, tanah labil, juga ditambah luapan air sungai dibawah jembatan menyebabkan terputusnya akses utama warga dari RT 3 dan RT 4 Kelurahan Sari Bungamas.

“Amblasnya jembatan tersebut, tadi malam sekitar pukul 23.00 WIB, sehingga warga sulit aktivitas terutama untuk menyeberanggi jembatan ini. Apalagi jembatan tersebut setiap harinya banyak dilalui warga dari kedua RT disini,” cetusnya.

Akibatnya kendaraan roda empat sulit untuk melintas, bahkan bagi kendaraan roda dua yang ingin melintasi jembatan tersebut, terpaksa warga harus membuat jembatan darurat dari papan dan kayu agar dapat dilalui sepeda motor.

Pihaknya dan ratusan kepala keluarga dari kedua RT tersebut, berharap dinas terkait di Pemkab Kabupaten Lahat , segera memperbaiki jembatan yang putus tersebut, karena jembatan tersebut merupakan jembatan penghubung di dua RT yang ada di Kelurahan Sari Bungamas.

“Kalau statusnya jalan kabupaten, sehingga dinas terkait kami harapkan segera membangun kembali jembatan tersebut karena merupakan akses utama warga untuk beraktifitas,” jelasnya lagi. Seraya menambahkan, agar kiranya dinas terkait memantau jembatan tersebut yang kondisinya memprihatinkan dan setiap saat dapat mengancam keselamatan para warga yang hendak melintasi. (Din)

Leave a Reply