KADA Pertahana Yang Ikuti Pilkada Ajukan Cuti

Palembang, jurnalsumatra.com – Adanya keharusan bagi kepala daerah (kada) yang sedang menjabat (petahana) ikut mencalonkan diri lagi di Pilkada Serentak untuk mengajukan cuti.

Seperti di Sumsel, dari tujuh daerah  yang menggelar Pilkada sebagian besar petahananya yang kembali mencalonkan diri. Lantas, apakah mereka telah mengajukan permohonan cuti untuk mengikuti kontestasi politik Pilkada Serentak 2020 ini ?.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekda) Sumsel, H Nasrun Umar mengaku sudah ada beberapa Kada yang kembali mencalonkan diri di Pilkada kali ini yang telah mengajukan surat permohonan cuti.

“Sudah ada beberapa yang mengajukan tapi untuk nama-namanya coba lihat di Biro Pemerintahan. Nantinya, nama-nama tersebut bakal disampaikan ke Menteri Dalam Negeri,” kata Nasrun usai menghadiri rapat paripurna DPRD Sumsel, Senin (7/9/2020).

 Karena alah satu syarat di Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Umum Kepala Daerah gubernur, bupati dan walikota pada pasal 70 ayat 3 menyatakan gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota yang mencalonkan kembali pada daerah yang sama dalam melaksanakan kampanye harus memenuhi ketentuan. Dalam UU tersebut dijelaskan bagu Kada yang menjalani cuti di luar tanggungan negara saat petahana cuti untuk kembali ikut Pilkada.

Selain itu, pengaturan lama cuti dan jadwal cuti dengan memperhatikan keberlangsungan tugas penyelenggaraan pemerintah daerah.

“Artinya, selama cuti atau masa kampanye yang bersangkutan tidak boleh menggunakan fasilitas negara dalam bentuk apapun. Harus melepaskan tanggungan negara sebagai petahana,” katanya.(udy)