Kalbar Bangun SMK Unggulan Di Sambas Dan Sanggau

Pontianak, jurnalsumatra.com – Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Barat Suprianus Herman mengatakan Pemprov Kalbar akan membangun SMK unggulan di Kabupaten Sambas dan Sanggau.

  “Untuk pembangunan SMK unggulan di Kabupaten Sambas sudah dimulai sejak tahun 2019 lalu dan tahun 2020 ini kita tinggal melanjutkan. Sedangkan untuk bangunan baru akan dilakukan di Kabupaten Sanggau, karena Pemkab Sanggau sudah menyelesaikan semua persyaratan administrasinya, berikut kajian teknisnya juga sudah selesai,” kata Suprianus di Pontianak, Selasa.

  Ia menjelaskan, untuk program pembangunan SMK unggulan tersebut juga akan dilakukan di beberapa kabupaten lainnya seperti Kabupaten Landak, Bengkayang dan Ketapang yang sudah mengajukan proses pembangunannya. Hanya saja masih memerlukan kajian lebih jauh, agar proses pembangunannya tidak terkendala.

  “Untuk proses pembangunannya akan dilakukan oleh Dinas PU Kalbar, sementara Dinas Pendidikan Kalbar hanya bertugas untuk melakukan pendataan kajian teknis dan pengusulannya saja,” tuturnya.

  Suprianus menjelaskan, untuk pembangunan sekolah unggulan ini, Pemprov Kalbar bekerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota, dimana pemda melakukan pembebasan lahan dan mengurus proses administrasinya dan pemerintah provinsi yang akan membangun fisik, pengadaan sarana dan prasarana serta tenaga pengajarnya.

  “Selain melakukan pembangunan sekolah unggulan yang menggunakan APBD Kalbar, kita juga akan melakukan pembangunan sekolah baru dengan alokasi khusus dari Kementerian Pendidikan, pembangunannya difokuskan pada daerah terpencil dan perbatasan,” katanya.

  Pembangunan SMK Unggulan itu sendiri merupakan program Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji bersama Wagub Kalbar Ria Norsan, dimana untuk tahun ini, Pemprov Kalbar menyiapkan anggaran Rp50 miliar untuk membangun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tersebut.

  “Kami berencana membangun SMK unggulan di beberapa daerah, termasuk di Kubu Raya. Syaratnya, harus tersedia lahan yang luas untuk lokasi sekolah yang disiapkan oleh Pemkab,” kata Sutarmidji.

  Ia mengatakan, pada masa pemerintahannya di Kalbar, sektor pendidikan akan mendapat prioritas utama. “Kita masih pilih, mudah-mudahan nanti bisa dicari untuk SMK unggulan yang lahannya harus luas,” tuturnya.

  Ia menambahkan, jika siswa SMK telah menyelesaikan pendidikannya, maka akan segera dilanjutkan proses sertifikasi. Menurut dia, jurusan-jurusan yang ada di SMK unggulan nantinya disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja.

  “Kita pilih jurusan-jurusan yang bisa menjawab pasaran kerja. Jangan buat jurusan yang setelah selesai itu siswa bingung mau ke mana, makanya kita buat yang betul-betul bisa langsung bekerja, bahkan langsung menciptakan lapangan kerja,” katanya.(anjas)