Kalsel Tunda Sahkan Raperda Aset Dan Keolahragaan

     Banjarmasin, jurnalsumatra.com – DPRD Kalimantan Selatan menunda pengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Aset atau Barang Milik Daerah, serta penyelenggaraan keolahragaan di provinsi yang terdiri atas 13 kabupaten/kota tersebut.
Pengesahan kedua Perda tentang Barang Milik Daerah, serta keolahragaan itu seyogyanya atau semula terjadwal pada rapat paripurna DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) di Banjarmasin, Jumat (29 Desember 2017).
Wakil Ketua DPRD Kalsel Asbullah AS yang memimpin rapat paripurna tersebut menerangkan, penundaan pengesahan Raperda tentang Barang Milik Daerah menjadi Perda, karena belum menerima hasil evaluasi atau fasilitasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia.

     Begitu pula Raperda tentang Perubahan Atas Perda Kalsel Nomor 10 tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Keolahragaan terpaksa mengalami penundaan pengesahan karena hingga pelaksanaan rapat paripurna belum menerima hasil evalusi atau fasilitasi Kemendagri.
“Karena sesuai ketentuan atau Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) setiap Raperda sebelum pengesahan menjadi Perda terlebih dahulu harus mendapatkan evaluasi atau fasilitasi dari Kemendagri,” lanjutnya didampingi Wakil Ketua DPRD Kalsel H Muhaimin.(anjas)

Leave a Reply