Kaltim Raih Tiga Penghargaan Dalam Harganas

    Samarinda,jurnalsumatra.com – Provinsi Kalimantan Timur meraih tiga penghargaan nasional dalam lomba bidang kesehatan terkait lingkungan bersih, perilaku hidup sehat, dan posyandu,  dalam rangkaian peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas).
“Ada empat penghargaan kategori lomba tingkat nasional yang diserahkan di Manado, Jumat (6/7). Dari empat kategori ini, tiga penghargaan berhasil diboyong Kaltim,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Provinsi Kaltim, M. Jauhar Efendi dihubungi dari Samarinda, Sabtu.
Tiga penghargaan yang berhasil diraih oleh Kaltim itu, adalah Pakarti Madya III untuk  pelaksana terbaik lingkungan bersih sehat (LBS) kategori kota  yakni diraih oleh Kelurahan Sindang Sari, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda.
Kemudian juara lomba pelaksana terbaik dalam perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) kategori kota yang diraih oleh Kelurahan Brebas Tengah, Kecamatan Bontang Selatan, Kota Bontang.

Selanjutnya adalah lomba pelaksana terbaik kategori posyandu tingkat kabupaten, yakni diraih oleh Posyandu Melati Jaya, Kampung Pandan Sari, Kecamatan Segah, Kabupaten Berau memperoleh juara harapan tiga.
Ia mengaku, cukup puas meski hanya memperoleh juara harapan tiga karena persaingan tingkat nasional cukup ketat, apalagi Posyandu Melati Jaya harus bersaing dengan ratusan ribu Posyandu yang tersebar di 74.957 desa se-Indonesia.
Efendi juga menceritakan bahwa penghargaan tersebut diserahkan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Pusat Ny Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, di Megamas, Manado, Jumat (6/7).
Pada acara penyerahan penghagaan, Ketua Tim Penggerak PKK Pusat didampingi oleh Kepala BKKBN Pusat dan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Utara, Rita Tamuntutan Dondokambey.
Dalam kesempatan itu, lanjut Fendi, Ketua Umum PKK Pusat mengatakan, Hari Keluarga Nasional diperingati setiap tahun dan dirangkai dengan pameran dagang.
Kegiatan ini merupakan perwujudan kepedulian dan perhatian besar dari pemerintah pusat dan daerah dalam upaya menjadikan keluarga sebagi subyek dan obyek pembangunan bangsa menuju keluarga kecil bahagia sejahtera (KKBS).
Setelah penyerahan penghargaan, acara dilanjutkan dengan pembukaan dan peninjauan gerai kegiatan pameran dan gelar dagang yang berasal dari seluruh utusan provinsi di Indonesia.  (anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × 4 =