Kapolda Kalsel ingatkan fokus penanganan karhutla jelang musim panas

Jakarta, jurnalsumatra.com – Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Nico Afinta berpesan agar jajarannya tidak melupakan kerawanan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dan memetakan potensi kerawanan penyelenggaraan pilkada yang direncanakan berlangsung akhir Desember 2020 di tengah pandemi COVID-19.

  “Meski membantu pemerintah dalam penanganan COVID-19, kita jangan sampai lengah atas potensi karhutla maupun eskalasi kamtibmas jelang Pilkada serentak,” kata Irjen Nico melalui siaran pers, Rabu.

  Menurut dia, potensi terjadinya karhutla akan semakin meningkat seiring dengan Indonesia yang mulai memasuki musim panas.

  Nico mengingatkan bahwa ketiga hal tersebut harus menjadi fokus bagi jajarannya untuk menjaga kamtibmas agar tetap kondusif.

  “Mengingatkan bahwa fokus kegiatan kepada upaya penanganan COVID-19, penanggulangan karhutla dan pengamanan Pilkada 2020 yang memerlukan perhatian khusus guna mewujudkan kamtibmas kondusif,” kata Kapolda Nico saat memimpin serah terima jabatan tiga posisi strategis di jajaran Polda Kalsel.

  Kalimantan Selatan pada tahun 2019 termasuk wilayah zona merah karhutla. Pada periode Januari hingga September 2019, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bahkan mencatat Kalsel duduk di peringkat ke 4 dari 15 provinsi dengan luas lahan gambut yang terbakar 1.949 hektar.

  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel pada periode yang sama mencatat total luasan karhutla di Kalsel mencapai 4.601,92 hektar.

  Rinciannya, terjadi 1.493 kasus lahan terbakar dengan cakupan seluas 4.474,87 hektar dan 127,05 hektar areal hutan terbakar dari 29 kasus yang diketahui.

  Dalam kegiatan itu, tiga jabatan diserahterimakan yakni Kepala Biro Logistik (Karo Log) Polda Kalsel, Kepala Biro Perencanaan (Karo Rena) Polda Kalsel dan Kepala Kepolisian Resort Hulu Sungai Selatan (Kapolres HSS).

  Karo Log sebelumnya dijabat Kombes Pol DRS. Bambang Hermanto digantikan Kombes Pol Anwar Sunarjo. Sementara Karo Rena dari Kombes Pol Iwan Prasodjo kepada Kombes Pol Tejo Wijanarko. Sedangkan Kapolres HSS AKBP Dedi Eka Jaya Helmi digantikan AKBP Siswoyo.(anjas)