Kapolda Sumsel Hadiri Acara Penyusunan Laporan Keuangan

Palembang, jurnalsumatra.com  –  Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr. Eko Indra Heri S., MM., menghadiri acara Penyusunan Laporan Keuangan Semester I TA. 2020 Polda Sumsel, Selasa ( 7/7/2020 ) di Palembang.

Dengan semangat Promoter Fungsi Keuangan Polda Sumsel bertekad menyajikan laporan keuangan yang berkualitas guna mempertahankan opini wajar tanpa pengecualian menjadi tema acara tersebut.

Laporan keuangan merupakan salah satu tanggung jawab untuk menilai sejauh mana pelaksanaan anggaran pada satuan kerja dikelola secara maksimal. Untuk mendapatkan laporan keuangan yang berkualitas diperlukan ketelitian dan keseriusan dalam pencocokan dan pengecekan data aset dengan data keuangan.

Kapolda mengatakan prestasi dan kerja keras pengemban fungsi keuangan membuahkan hasil Laporan Keuangan Polri TA. 2019 mendapatkan penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI 7 ( tujuh ) kali berturut-turut sejak tahun 2013. 

Menghadapi Fase New Normal di masa Pandemi Covid-19 sesuai yang diamanatkan UU nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, Penyusunan Laporan Keuangan Semester I TA. 2020 ini tetap dilaksanakan dengan mengedepankan Protokol Kesehatan yang telah ditetapkan,” ujar Kapolda.

Pandemi Covid-19 juga sangat berpengaruh pada anggaran Polri yang telah mengalami Refocusing sehingga mengakibatkan anggaran yang dialokasikan pada DIPA Satker mengalami pengurangan, dengan kondisi tersebut diharapkan pengelolaan anggaran DIPA dapat dilakukan secara efektif dan efesien guna mendukung tugas-tugas kepolisian.

Untuk itulah tingkatkan kualitas penyusunan laporan keuangan khususnya yang menjadi catatan BPK RI agar tidak menjadi temuan berulang pada Laporan Keuangan TA. 2021. Tingkatkan koordinasi dengan instansi terkait Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara ( KPPN ) dan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNIL). Kemudian tingkatkan SDM Fungsi Keuangan, ikuti terus Perkembangan dan Perubahan Peraturan Keuangan Negara lalu kelola DIPA sesuai aturan dan tidak ada penyelewangan “, ujar Kapolda mengakhiri pembicaraannya. ( Novi )