Kapolres Muba Berantas Mangya Hingga Perbatasan

Muba, Sumsel, jurnalsumatra.com – Menindaklanjuti intruksi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (jokowi) dalam membrantas Mangya (orang mau senang dak mau payah) atau biasa disebut premanisme dan pungli dijalan lintas timur sumatera hingga Aceh.

Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti, SE, MM langsung memerintahkan Kapolsek Babat Supat, Kapolsek Tungkal Jaya, Kapolsek Sungai Lilin dan Kapolsek Bayung Lincir dibantu personil Polres Muba untuk melakukan penindakan aksi mangya dan pungli dijalan lintas timur yang berbatasan langsung dengan provinsi Jambi Selasa (8/5/2018).

Sementara hasil operasi diwilayah tersebut, terdapat beberapa lokasi yang diduga sebagai tempat aksi Mangya dan pungli. “ada beberapa lokasi  yang diduga sebagai tempat aksi pungli yang telah kita tertibkan, mulai dari merobohkan papan merk hingga mengamankan barang/peralatan yang diduga sebagai alat untuk melakukan pungli.

Seperti Cap pos, pylox dan buku catatan pembayaran sopir truck di pos APPK (Anak Pantauan Pematang Kayuagung), pos MR (Mister Hotel) dan HJL (Harimau Jalanan) yang berada didesa Tampang Baru juga dipos RM 71 Manggala desa Sindang Marga, Kecamatan Bayung Lincir.

Hal yang sama juga kita lakukan di Kecamatan Tungkal Jaya, seperti Rumah makan mbak IDA, Rumah makan Cirebon didesa Sinar Tungkal, bahkan kita melakukan pembongkaran plang nama rumah makan Cirebon serta menyita cat pilox dan cap tanda rumah makan Cirebon.

Namun dalam kegiatan tersebut belum ada pelaku yang kami amankan baik premanisme maupun pelaku pungli. Untuk melakukan kegiatan ini kita lakukan penyamaran dengan cara menumpang truck hingga pengintaian dilokasi yang diduga sebagai tempat pungli tersebut.” Kata Kapolres Muba.

Kapolres Muba menghimbau kepada pemilik rumah makan, warung, warung makan agar tidak menyediakan tempat praktek pungli apapun alasannya.

“Sebagai himbauan kami telah memasang baliho yang bertuliskan nomor pengaduan SMS online Polres Muba 0822.5620.7272 dan Call center 110  dilokasi  yang rawan terjadinya praktek pungli. Supaya masyarakat terutama sopir truk dapat melapor secara langsung ketika ada pungli dan pemerasan.”harap dia.

Lebih lanjut Andes Purwanti menjelaskan, diakhir tahun 2017 Polres Muba telah melakukan penindakan terhadap aksi pungli dijalan lintas timur. “Sebelumnya kita telah menangani  lima perkara dengan mengamankan 7 tersangka, dua diantaranya mempunyai cap RM 71 dan SBN yang perkaranya sudah kita limpahkan ke-Kejaksaan.”Jelasnya.

Selain itu Polres Muba telah melaksanakan fakta integritas kepada seluruh anggota Polres Muba agar tidak melakukan pungli dan perbuatan yang dapat merusak citra polri. Kapolres Muba juga berkomitmen akan serius menangani dan menindak tegas para pelaku pungli dan pemerasan. (Rafik Elyas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × four =