Kapolres Pimpin Pembongkaran Patok Desa Tunggul Bute

Lahat, jurnalsumatra.com – Pemasangan patok yang dilakukan oleh warga sekitar guna untuk menutup akses jalan yang dilintasi Suprame Energi Rantau Dedap (PT SERD), akhirnya berhasil dibongkar.

Pembongkaran patok di Tunggul Bute tersebut dilakukan secara dramatis, pada Selasa (24/03/2020)  pukul 11.30 WIB sampai dengan pukul 15.00 WIB, dipimpin langsung Kapolres Lahat.

Awalnya, pembongkaran patok dari atas terlebih dahulu milik warga bernama Bejo sepanjang 18 km. Selanjutnya, patok mililk warga bernama Damuri dengan panjang 13 km, terakhir milik Iskandar sepanjang 12 km. Semua patok yang berhasil dibongkar, diangkut menggunakan Dump Truck dibawa ke Polres Lahat untuk dijadikan sebagai barang bukti (BB).

Namun disayangkan, saat pembongkaran patok milik Iskandar sempat terjadi kericuhan antara Rizal dengan kawan kawan aparat Kepolisian, sehingga, merekapun harus diamankan dan dibawa ke Polres Lahat.

Sedangkan, saat pencabutan patok dari pihak pemilik lahan tidak bisa berbuat banyak, karena, sudah menyalahi aturan Pemerintah. Pembongkaran patok menggunakan alat berat (Alber) Bekok Louder milik PT Supremenergi Rantau Dedap.

Turut hadir dalam pembongkaran patok di Desa Tunggul Bute Kecamatan Kota Agung Kabupaten Lahat diantaranya, Kapolres Lahat AKBP Irwansyah SIK MH CLA, Kapolsek Kota Agung, Danramil Kota Agung, Dinas PU BM Kabupaten Lahat, anggota Koramil Babinsa, anggota Intelkam dari Kodim 0405 Lahat, Chif security jaga Nusantara, perwakilan dari PT Supremenergi Sumarno, SM PT Rikend Sukamto, dan 100 personil dari Polres Lahat.

“Pemilik lahan memintak ganti rugi ke PT Suprem yang harganya terlalu tinggi dan jalan tersebut, merupakan jalan umum dan sebagian lahan kepakai jalan sudah dihibahkan pemilik yang lama,” kata Sumarno perwakilan dari Supremenergi.

Kapolres Lahat Irwansyah SIK MH CLA menyampaikan, masyarakat yang ada agar tidak mudah terprovokasi oleh orang orang yang tidak bertanggungjawab. Apalagi sampai melakukan perbuatan anarkis yang berujung dapat merugikan diri sendiri.

“Silakan bicara dengan pihak perusahaan secara duduk bersama. Cari jalan terbaik, jangan seperti ini yang dapat merugikan diri sendiri maupun perusahaan,” pesan Kapolres Lahat.

Selama pembongkaran patok dapat berjalan aman dan kondusif. Namun, untuk mengantisifasi terjadi hal hal yang tidak diinginkan aparat keamanan dari Polsek dan Koramil tetap terus melakukan monitor. (Din)