Kapolres Turunkan Intelijen Terkait Isu Blasting

Lahat, jurnalsumatra.com – Terkait merebak isu ditengah tengah masyarakat soal akan dilakukan Blasting (Pengeboman-red) oleh salah satu perusahaan batu bara yang ada di Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat membuat orang nomor satu petinggi dijajaran Polres Lahat angkat bicara.

Kapolres Lahat AKBP Irwansyah SIK MH CLA mengatakan, atas beredarnya isu yang merebak akhir akhir ini, tentang akan dilakukannya Blasting oleh perusahaan tambang di Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, pihaknya, telah menerjunkan Intelijen guna memastikan isu tersebut.

“Team Intelijen sudah kita kirim kelapangan. Tujuannya, untuk memastikan terkait isu yang ada. Namun, sampai saat ini belum ditemukan adanya data perusahaan batubara yang melakukan Blasting,” ungkap Kapolres Lahat, Selasa (28/01/2020).

Yang jelas, disampaikan Irwansyah, berdasarkan data ataupun dari Intelijen yang ada dilapangan, belum ada yang melakukan Blasting. “Benar, waktu itu ada rencana Blasting. Tapi, ditundakan,” ucap Irwansyah secara tegas.

Berdasarkan informasi dilapangan yang didapat, bahwa diduga ada salah satu perusahaan Batubara milik PT BAU yang disnyalir telah melakukan Blasting. Hingga, membuat masa yang mengatasnamakan Gerakan Rakyat Peduli Keadilan (GRPK) menggelar aksi sebagai bentuk protes kepada Pemkab Lahat dan DPRD Kabupaten Lahat, pada Senin (20/01/2020).

Secara gamblang diakui Kapolres Lahat,  Blasting itu, bukan segampang membalikkan telapak tangan, butuh analisa yang sangat panjang, bukan skala kecil maupun besar. Namun, harus dipikirkan dampak dari Blasting tersebut.

“Oleh karena itulah, sampai saat ini, Intelijen yang kita kirim kelapangan belum mendapatkan adanya perusahaan yang telah melakukan Blasting. Ternyata, selama ini itu hanyalah sebatas isu yang beredar saja, tidak ada perusahaan tambang yang telah melaksanakan Blasting tersebut,” urai Kapolres Lahat. (Din)