Karena Anak Ulama Ishak Mekki Diberi Gelar Gus

jurnalsumatra,sumsel,okutimur
GUS. Foto bersama Cagub Sumsel dengan Pimpinan Ponpes Al-Falah, BK.3, Buaymadang, OKUT, KH. Dimyati Dahlan beserta para ustadz setempat. Di Ponpes ini, Cagub Ishak diberi gelar Gus, maka Ishak Mekki pun disapa Gus Ishak

BUAYMADANG, Sumsel, jurnalsumatra.com – Di kalangan nahdiyin, tak sembarang orang disapa dengan Gus. Gelar Gus diperuntukkan bagi mereka yang merupakan anak-anak dari para kyai. Sebagai contoh panggilan Gus Dur untuk kyai Abdurrahman Wahid, Gus Mus untuk kyai Mutafa Bisri, dan sebagainya, karena memang mereka anak-anak para kyai dan akhirnya mereka pun menjadi kyai.

Saat berkunjung ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Falah, BK.3, Kecamatan Buaymadang, Kabupaten OKU Timur, baru-baru ini, Calon Gubernur (Cagub) Sumsel Nomor Urut 3, H. Ishak Mekki mendapat gelar Gus dari lingkungan Ponpes tersebut. Gelar itu dinobatkan oleh Pimpinan Ponpes, KH. Dimyati Dahlan saat menyambut kedatangan Ishak Mekki. Maka hari itu, Ishak Mekki pun disapa sebagai Gus Ishak Mekki.

Menurut KH. Dimyati, gelar Gus tersebut patut diterima oleh Ishak Mekki. Karena dia anak seorang ulama dan kyai yang hafiz Quran yakni H. Ahmad Mekki.

“Jadi sebutan Gus untuk seorang Ishak Mekki adalah wajar, apalagi dalam kiprahnya Pak Ishak memang sangat dekat dengan kalangan agama, seperti terhadap para kyai, habaib, kalangan santri dan Ponpes,” terang KH. Dimyati yang juga Rois Syuria PWNU Sumsel ini.

Tentang kedekatan Ishak Mekki terhadap lingkungan keagamaan, dibenarkan oleh Ketua Umum Forpess Sumsel, Ustadz Susi Idrawanto, S.Pd.I. Menurut Ustadz Susi, dia mengikuti dan menyaksikan langsung apa yang telah dikerjakan oleh Ishak Mekki terutama untuk memajukan dunia pendidikan di lingkungan agama Islam.

Sebagai contoh, lanjut Ustadz Susi, dalam programnya ke depan, Ishak Mekki dan pasangannya Yudha Mahyuddin sangat konsen terhadap kemajuan santri dan pondok pesantren. “Dia akan memberi beasiswa bagi santri yang berprestasi untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi hingga kuliah ke luar negeri,” ujarnya.

Masih kata Ustadz Susi, bahwa ke depan jika dia diberi amanat, akan menganggarkan biaya sebesar Rp 10 miliar perthaun untuk operasional Ponpes. “Ini kan suatu itikad dari seorang Cagub yang agamis dan memiliki kepedulian yang tinggi terhadap dunia pesantren. Jadi, adalah wajar jika kalangan kyai di sini sebagaimana KH. Dimyati dan para kyai lainnya memberinya juluk sebagai Gus Ishak Mekki,” imbuh Ustadz Susi Indrawanto.

Cagub yang saat ini masih menjabat sebagai Wagub Sumsel tersebut menyatakan rasa haru dan terima kasih atas apresiasi para kyai di OKUT ini terhadap dirinya. Tentu saja, kata Ishak, apa yang menjadi komitmennya yang tertuang dalam program kerjanya ke depan tatkala dia menjadi pemimpin di Sumsel seperti pemberian beasiswa bagi santri dan bantuan operasional bagi Ponpes, betul-betul akan diwujudkannya.

“Doakan dan dukung saya, insya Allah saya dan pasangan saya komit terhadap apa yang telah kami canangkan baik dalam visi misi maupun tertuang dalam program kerja ke depan,” kata Ketua DPD Partai Demokrat Sumsel ini serius.(heri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

14 − thirteen =