Kasat Reskrim Langsung Pimpin Pengrebekan Gudang Miras

Lahat, Sumsel, jurnalsumatra.com – Sebuah gudang yang terletak dikawasan Desa Bengkurat, Kecamatan Lahat, Sabtu (19/11/2017), sekira pukul 12.00 WIB, digrebek oleh Polres Lahat.

Dalam pengerbekan itu, berkaitan dengan giat Operasi Pekat Musi 2017, langsung dipimpin Kasat Reskrim AKP Ginanjar SIk, dan Aiptu Nurhanas beserta anggota lainnya. Berhasil mengamankan barang bukti (BB) ratusan Miras dari berbagai merk.

Gudang miras tanpa mengantongi izin ini, terungkap setelah petugas melakukan penyisiran usai mendapatkan informasi dari masyarakat yang akhir-akhir ini, sangat resah dari aktifitas yang dilakukan sang pemilik.

Kapolres Lahat, AKBP Roby Karya Adi SIK melalui, Kasat Reskrim Polres Lahat AKP Ginanjar SIk mengatakan, awalnya petugas mendapatkan informasi dari masyarakat sekitar yang resah oleh aktifitas pemilik gudang Dulhai Als Ahai anak dari Ahmad Alimun (52) warga Kelurahan Pasar Lama Rt003.Rw001 Kecamatan Kota Lahat, Kabupaten Lahat.

“Nah, dari informasi ini, lalu, kita kembangkan dan langsung melakukan pengerbekan di gudang simpang Bengkurat SP VI, Kelurahan Pagar Agung, Kecamatan Lahat,” ujar Ginanjar Minggu (19/11), kemarin.

Saat di-TKP, sambung Ginanjar, selain mengamankan pemilik gudang, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti (BB) ratusan Miras yakni, Merk Vodka 366 botol, Merk Newpod 23 botol, Bir anker 12 botol, Anggur merah 1 botol, dengan total keseluruhan mencapai 402 botol Miras.

“Ketika kita buka gudang itu, ternyata ratusan Miras dari berbagai merk masih tersimpan didalam kardus. Begitu juga ditanya soal izin edar, pemilik gudang mengatakan tidak mengantongi izin resmi. Sehingga, pemilik beserta BB kita gondola ke-Polres Lahat, guna untuk diperiksa lebih lanjut,” jelasnya lagi.

Menurut Ginanjar, dengan adanya Operasi seperti ini akan dapat meminimalisir konsumen miras khususnya di Kabupaten Lahat. Oleh karenanya, masyarakat jangan sungkan-sungkan untuk melaporkan atau SMS Online Polres Lahat.

“Jangan takut, laporkan saja apabila masyarakat melihat, mengetahui, orang-orang yang bersifat melanggar hokum. Untuk kasus ini sendiri akan terus kita tindak lanjuti,” janji Ginanjar. (Din)

Leave a Reply