Kasdam Cenderawasih Tutup Operasi Teritorial Di Yalimo

     Elelim, Papua, jurnalsumatra.com – Kepala Staf Kodam (Kasdam) XVII/Cenderawasih Brigjen I Nyoman Cantiasa secara resmi menutup Operasi Teritorial (Opster) Tahun Anggaran 2018 yang digelar selama 70 hari di berbagai kampung di Kabupaten Yalimo, Papua, Senin.
Penutupan Opster itu dilakukan dalam upacara di halaman kantor bupati yang terletak di Distrik Elelim, dengan pesertanya para pelajar SD hingga SMA, para aparatur sipil negara (ASN) dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), TNI, dan Polri serta masyarakat setempat.
Kasdam yang mewakili Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI George Elnadus Supit mengatakan opster yang dilakukan oleh prajurit TNI antara lain membangun jembatan, jamban, perbaiki intake air serta asrama dan memberikan wawasan kebangsaan kepada para pelajar.
“Opster ini dilakukan sepenuhnya untuk membantu Pemerintah Daerah Yalimo. Pada prinsipnya prajurit TNI bisa diberdayakan dalam pembangunan sebagaimana payung hukum yang kami pedomani,” katanya lagi.
Pada momentum itu, mantan Danrem 173/PVB Biak Numfor itu juga memberikan apresiasi kepada para pelajar, ASN dan masyarakat setempat yang menerima kehadiran TNI dengan baik, karena hal itu bisa dilihat dari Opster yang berjalan lancar dan aman.

     “Kesan saya pertama mendarat di Yalimo ini luar biasa, saya dapat melihat pancaran mata anak-anak dan masyarakat di sini, mereka begitu menerima kehadiran TNI, itu menunjukkan kemanunggalan TNI dan rakyat terjadi di sini,” kata Kasdam Cenderawasih Brigjen I Nyoman Cantiasa.
Bupati Yalimo Lakiyus Peyon menyampaikan terima kasih kepada TNI, terutama kepada Pangdam dan Kasdam Cenderawasih termasuk Danrem 172/PWY dan Dandim Jayawijaya yang telah melakukan Opster selama 70 hari dengan membangun jembatan, air bersih, dan jamban.
“Kami sangat membutuhkan dukungan dan bantuan dalam pembangunan, seperti Opster TNI sangat membantu masyarakat Yalimo. Harapan kami ke depan, kerja sama seperti ini terus ditingkatkan untuk membangun masyarakat Indonesia di Yalimo, karena Indonesia dianggap maju kalau masyarakat yang tertinggal ini makin maju,” katanya lagi.
Usai upacara, Kasdam Cenderawasih bersama Bupati Yalimo didampingi Danrem 172/PWY Kolonel Inf Binsar, Dandim Jayawijaya Letkol Inf Lukas Sadipun dan Wakapolres Jayawijaya Kompol Andreas Tampubolon menanam bibit tanaman pohon tak jauh dari halaman kantor bupati.
Kemudian, dilanjutkan dengan melihat lebih dekat hasil Opster, seperti pembangunan asrama, jembatan, dan jamban, serta diakhiri dengan acara makan bersama di kantor Keuangan Kabupaten Yalimo.(anjas)

Leave a Reply