Kasus Kematian Akibat DBD Di Ternate Masih Nihil

Ternate, jurnalsumatra.com – Kasus kematian akibat penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Ternate, Maluku Utara (Malut) pada 2019 ini masih nihil, sekaligus menjadi bukti maksimalnya penanganan penderita penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk aedes aegypti itu.

“Dari Januari hingga Maret 2019 jumlah penderita DBD di Ternate tercatat 98 orang dan semuanya berhasil mendapatkan kesembuhan,” kata Kepala Seksi Kesehatan Primer Dinas Kesehatan (Dinkes) Ternate Muhammad Assagaf di Ternate, Selasa.

Penderita DBD yang umumnya anak-anak tersebut tersebar dihampir semua kecamatan di Ternate, terbanyak di Kecamatan Ternate Selatan yang selama ini menjadi daerah penyebaran utama DBD di Ternate.

Menurut dia, para penderita DBD di Ternate berhasil mendapatkan kesembuhan tidak terlepas dari kesadaran keluarga penderita untuk membawa lebih awal penderita ke puskesmas atau rumah sakit begitu melihat adanya gejala DBD, sehingga dapat dilakukan pertolongan lebih cepat.

Selain itu, juga karena adanya kesiapsiagaan seluruh puskesmas dan rumah sakit di Ternate, baik tenaga dokter dan tenaga medis lainnya maupun penyediaan obat-obatan dan sarana perawatan dalam penanganan setiap penderita DBD.

Penyebaran DBD di Ternate, menurut Muhammad Assagaf, masih berpotensi terjadi karena Ternate saat ini memasuki musim pancarobah yang biasanya menjadi waktu yang rawan bagi munculnya penyakit itu.

Oleh karena



     itu, Dinkes Ternate bersama jajaran dibawahnya terus melakukan upaya pencegahan, seperti melakukan foging atau pengasapan di setiap lokasi munculnya penderita DBD serta terus pula melakukan upaya penyuluhan kepada masyarakat.

Penyuluhan kepada masyarakat lebih ditekankan pada mendorong kesadaran masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah penyebaran DBD dalam melakukan 3M atau menutup tempat penampungan air, menguras bak mandi dan mengubur kaleng atau wada yang dapat menampung air hujan.

Masyarakat juga didorong untuk membersihkan lingkungan terutama genangan air yang dapat menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk, menanam tanaman pengusir nyamuk serta menerapkan pola hidup sehat, karena tubuh yang sehat dapat melawan penyakit.(anjas)

Leave a Reply