Kasus positif COVID-19 di Kota Denpasar bertambah tujuh orang

Denpasar, jurnalsumatra.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Denpasar, Provinsi Bali menyatakan kasus pasien positif COVID-19 di daerah itu bertambah sebanyak tujuh orang setelah dilakukan tes cepat di rumah sakit rujukan COVID-19 setempat sehingga jumlah totalnya menjadi sebanyak 117 kasus positif

  Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Denpasar I Dewa Gede Rai di Denpasar, Jumat, mengatakan ketujuh orang yang dinyatakan positif tersebut diketahui tertular akibat transmisi lokal dengan riwayat datang dari daerah terjangkit di Bali.

  Adapun data pasien positif COVID-19 terdiri lima orang perempuan yang masing-masing berdomisili di Kelurahan Peguyangan, Kelurahan Renon, Desa Sumerta Klod, Desa Tegal Kertha, dan Kelurahan Penatih. Serta dua orang laki-laki berdomisili di Kelurahan Penatih dan Kelurahan Renon.

  “Kami mendapatkan laporan dari tim bahwa tijuh orang dinyatakan positif COVID-19 di Kota Denpasar yang didominasi kasus transmisi lokal,” katanya.

  Dewa Rai yang juga Kabag Humas dan Protokol Kota Denpasar meminta masyarakat untuk selalu memerhatikan protokol kesehatan.

  Ia menegaskan peningkatan kasus akibat transmisi lokal ini tidak bisa dipandang sepele, melainkan memerlukan upaya disiplin dan sungguh-sungguh masyarakat.

  “Diperlukan kesadaran dan kedisiplinan yang tinggi semua elemen masyarakat dalam memutus mata rantai COVID-19. Semua daerah di Bali dan luar Bali sudah terpapar COVID-19, mari bersama sama kurangi perjalanan atau aktivitas di luar rumah dan kontak langsung dengan orang lain,” katanya.

  Melihat perkembangan kasus tersebut, ia kembali mengingatkan bahwa kasus COVID-19 di Kota Denpasar akhir-akhir ini cenderung meningkat.

  Selain kasus positif, keberadaan orang tanpa gejala (OTG) hasil penelusuran tim Gugus Tugas COVID-19 bersama desa/kelurahan masih menjadi ancaman penularan baru untuk itu perlu tetap meningkatkan kewaspadaan.

  Secara kumulatif Dewa Rai, menjelaskan kasus COVID-19 di Kota Denpasar sebanyak 117 kasus positif. Rinciannya adalah 66 sembuh, dua orang meninggal dunia, dan 49 orang masih dalam perawatan.

  Hasil penelusuran tim Gugus Tugas di Kota Denpasar secara kumulatif terdapat status OTG 704 kasus, namun 359 dinyatakan sehat setelah isolasi mandiri, sehingga tersisa 345 OTG.

  Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara akumulatif tercatat 299 kasus, namun sudah menjalani isolasi mandiri dan dinyatakan sehat sebanyak 264, sehingga masih tersisa 35 ODP.

  Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) secara akumulatif sebanyak 79 kasus, namun 29 orang sudah dinyatakan negatif setelah menjalani tes cepat lanjutan (swab test), sehingga tersisa 50 yang berstatus PDP, demikian I Dewa Gede Rai.(anjas)