Keamanan Evakuasi 13 Guru Dari Arwanop

      Jayapura, jurnalsumatra.com – Kodam XVII Cenderawasih, Kamis (19/4) berhasil mengamankan dan mengevakuasi 13 guru kontrak yang menjadi korban penganiayaan dan pemerkosaan kelompok kriminal sipil bersenjata (KKSB)di Arwanop, Distrik Tembagapura, Papua.
“Alhamdulillah evakuasi guru guru kontrak berhasil dilakukan dan saat ini sudah dibawa ke RSUD Timika untuk pemeriksaan kesejatan,” kata Kapendam XVII Cenderawasih Kolonel Infantri Muhammad Aidi kepada Antara di Jayapura, Kamis.
Kolonel Muhammad Aidi mengatakan evakuasi berlangsung aman dengan menggunakan dua helikopter jenis Bell milik TNI-AD.
Kondisi mereka secara keseluruhan baik walaupun beberapa diantara mereka nampak shock akibat dianiaya KKSB saat berada di Arwanop.
Belum semua guru dievakuasi karena yang diutamakan wanita serta yang kondisinya kurang sehat, kata Koonell Aidi seraya menambahkan, lima guru lelaki akan dievakuasi Jumat (20/4).

      “Cuaca tidak bersahabat sehingga evakuasi hanya bisa dilakukan satu kali,namun di Arwanop sudah ada anggota TNI yang mengamankan mereka dibantu warga setempat,” kata mantan Waas Intel Kodam XVII Cenderawasih.
Kol Aidi mengatakan, selama proses evakuasi tidak ada gangguan yang berarti dari kelompok KKSB karena beberapa hari sebelumnya anggota TNI-AD sudah dikerahkan ke Arwanop dengan berjalan kaki dari Tembagapura.
Selain itu beberapa hari terakhir hujan deras mengguyur kawasan itu hingga memudahkan prajurit TNI-AD menguasai wilayah tersebut dan KKSB dilaporkan melarikan diri kearah Ilaga, kata Kapendam XVII Cenderawasih Kolonel Aidi.(anjas)

Leave a Reply