Kejaksaan Awasi Tahapan Pilkada Gorontalo Utara

     Gorontalo, jurnalsumatra.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, melalui Kepala Seksi Intelijen, La Ode Rubiani, mengakui pihaknya akan melakukan pengawasan tahapan Pilkada 2018, sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku.
“Termasuk berharap agar pemerintah daerah tidak mencampur adukkan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk kegiatan lain yang tidak sah atau di luar penyelenggaraan tahapan Pilkada 2018,” ujarnya, Sabtu, di Gorontalo.
Pihaknya kata La Ode, sangat berharap penyelenggaraan Pilkada akan sukses, damai dan sesuai rencana.
Kejaksaan bersama Panwas dan Kepolisian, dalam menjalankan perannya melalui sentra Gakumdu, bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU), terus memantau seluruh pelaksanaan Pilkada hingga sukses.

“Kami tidak bisa mengasumsi adanya kegiatan-kegiatan lain yang akan terjadi dan di luar tahapan Pilkada,” ujarnya.
Namun pihaknya kata La Ode, memastikan optimalisasi fungsi pengawasan penyelenggaraan seluruh tahapan Pilkada agar sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku.
Terkait euforia atau beragam dinamika yang muncul di setiap tahapan, pihak Kejaksaan berharap agar tidak akan memunculkan kegiatan yang mengganggu penyelenggaraan Pilkada.
Tiga bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada 2018 di daerah itu, yaitu Indra Yasin (bupati petahana)-Thoriq Modanggu (akademisi) “IQRO” diusung PAN, PPP, Gerindra, PKS dan PDIP.
Roni Imran (wakil bupati petahana)-Ismail Patamani (birokrat) “NKRI” diusung Demokrat dan Hanura, serta Thomas Mopili (politisi)-Suhela Rakhmad (pengusaha), diusung Golkar.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × three =