Kejari Lahat Berjanji Tindak lanjuti Laporan Aliansi

Lahat, Sumsel, jurnalsumatra.com – Pihak kejaksaan negeri (Kejari)  Lahat, berjanji akan menuntaskan dan memeriksa semua laporan yang disampaikan oleh Aliansi Lembaga Swadaya (LSM) Peduli Lahat, yang menggelar aksi damai Senin (5/2/2018) di halaman Kejari Lahat.

Puluhan masa ini, menyambangi kantor Kejari Lahat sekira pukul 09.30 WIB. Aliansi itu, menuntut beberapa hal terhadap kinerja Kejari Lahat. Seperti meminta mengusut tuntas laporan pelanggaran hukum di Kabupaten Lahat. Kemudian meminta mengaudit tuntas kinerja Kejari Lahat. Lalu meminta untuk menegakan supermasi hukum di Kabupaten Lahat.

Ketua GNPK RI Kabupaten Lahat, Tubagus Mauhammad Sukli mengatakan, bahwa Kabupaten Lahat ini sudah rusak akibat banyaknya korupsi yang meraja lela. Bahkan dirinya meminta upaya pemberantasan korupsi tidak boleh hanya sekedar slogan retorika politik belaka.

“Banyak diantara kita yang bersuaara keras anti korupsi, namun prilaku, kebijakan dan tindakannya justru memberi angin segar pada koruptor. Karena penegak hukum justru mengangkanggi hukum dengan menjadi pelaku utama korupsi,”katanya.

Tak hanya itu saja, Aliansi LSM Peduli Lahat menganggap Kejari Lahat mandul dalam memberantas korupsi di Kabupaten Lahat. “Karena itulah kami Aliansi LSM Peduli Lahat menuntut usut tuntas laporan masyarakat yang tidak pernah sampai ke meja hijau, kemudian kami minta Kejari Lahat lengser menjadi Kejari, karena dinilai mandul terhadap penegakan supermasi hukum. Kami minta audit ulang keuangan APBD Lahat tahun 2016/2017. Serta segera tuntanskan perkara Bansos tahun 2011, 2012, dan 2013,pintanya.

Ditempat yang sama, Ketua NCW Kabupaten Lahat, Dodo Arman mengaku aksi tersebut dilandasi atas keprihatinan terhadap kinerja Kejari Lahat yang tidak bisa mengatasi kasus korupsi di Kabupaten Lahat.

“Setiap laporan yang masuk di Kejari Lahat tidak ada beritanya sampai sekarang. bahkan kami sudah melakukan audit dan investigasi. Apabila laporan kami ini tidak diusut, maaf, kami akan melaporkan hal ini langsung ke Kejagung,”mintanya.

Sementara itu, Kejari Lahat, H Helmi SH MH saat menemui perwakilan unjuk rasa mengatakan, laporan yang ia terima dari perwakilan Aliansi LSM Peduli Lahat akan segera ditindak lanjuti.

“Berkas laporan ini kami terima, dan kami akan menindak lanjuti. Tidak hanya itu saja, untuk laporan masalah Dana Desa da juga yang kita kembalikan berkasnya. Karena jika benar akan kita tindak lanjuti, apalagi memang terkait ini ada kendala, sehingga prosesnya agak lama. Dan kita akan gunakan audit dari inspektorat. Begitu juga masalah dana desa kita akan berkoordinasi dengan APIT,”pungkasnya.

Ditambahkan Helmi, untuk pengusutan kasus dugaan korupsi butuh proses yang panjang.  Jadi, pihaknya tidak bisa langsung begitu saja memutuskan adanya kerugian Negara.

“Kita akan bekerja tanpa tebang pilih.  Dan untuk diketahui semua rekan rekan aliansi pengungkapan kasus dugaan korupsi butuh waktu cukup lama, mulai memanggil pihak pihak terkait untuk menghitung, ditinjau lagi kelokasi atas laporan tersebut. Untuk itu, saya ajak semua rekan rekan untuk membantu kami dalam membrantas korupsi tersebut, ” tutur Helmi, seraya menjelaskan pertanyaan para awak media soal proyek asspirasi DPRD Lahat,  menurutnya, tetap akan dilakukan penyelidikan.  (Din)

Leave a Reply