Kejari Pangkalpinang Selidiki Dugaan Korupsi Pembebasan Lahan

     Pangkalpinang, jurnalsumatra.com – Kejaksaan Negeri Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyelidiki kasus dugaan korupsi pembebasan lahan di Kelurahan Selindung, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang.
Kasi Intelijen Kejari Pangkalpinang, Hendi Arifin, Selasa, menyebutkan pihaknya menerima laporan dari salah satu lembaga swadaya masyarakat terkait dugaan korupsi atas pembebasan lahan untuk jalan di Kelurahan Selindung.
“Laporan teman-teman LSM kita terima hari ini terkait kasus dugaan korupsi pembebasan lahan di Kelurahan Selindung. Laporan tersebut sudah disposisikan ke Seksi Intelijen untuk segera ditelaah,” ujarnya.

Dia mengatakan, Kejari Pangkalpinang akan memproses kasus tersebut secepat mungkin jika ditemukan dugaan korupsi.
“Apapun hasilnya nanti kami akan informasikan kepada masyarakat dan pelapor. Yang jelas Kejari Pangkalpinang akan selalu memproses setiap laporan yang ada,” katanya.
Sekelompok aktivis penggiat antikorupsi Bangka Belitung yang terhimpun dalam LSM Amak Babel, Selasa (6/2) pagi mendatangi Kantor Kejari Pangkalpinang guna melaporkan dugaan tindak pidana korupsi atas pembebasan tanah untuk jalan di Kelurahan Selindung, Kecamatan Gabek.
Dalam laporan itu pihak LSM meminta Kejari segera mengungkapnya karena proses pembebasannya diduga melibatkan dokumen palsu serta adanya dugaan penggelembungan harga dan pemotongan pembayaran yang dilakukan panitia pembebasan lahan.(anjas)

Leave a Reply