Kejati Didesak Usut ADD Digunakan Untuk Pelesiran

Palembang, jurnalsumatra.com – Anggaran Dana Desa (ADD)  yang seharusnya dipergunakan untuk pembangunan,  diduga disalahgunakan untuk kegiatan pelesiran jalan-jalan atau studi banding.  Oleh sebab itu,  tokoh masyarakat OKUT meminta Kejati Sumsel untuk menindaklanjuti masalah penyelewenangan anggaran dana desa. Hal tersebut diungkapkan tokoh masyarakat OKUT Hermansyah saat konfrensi pers di Kopi Tiam,  Sabtu (22/09/2018).

Hermansyah mengatakan,  dirinya menggelar konfrensi pers ini untuk menjelaskan kegalauan masyarakat OKUT.  Karena masalah dugaan pelewengan anggaran dana desa sampai saat ini belum ada kejalesannya dari Kejati.  “Salah satu Aliansi telah membuat laporan ke Kejati,  tapi sampai saat ini belum ditindaklanjuti oleh Kejati.  Masalahnya adalah menyangkut anggaran dana desa 2018 yang dimbil dari ADD sebesar Rp 18 juta untuj jalan-jalan ke Bali,  Yogyakarta dan Lampung.  Jalan-jalan itu dengan alasan studi banding.  Itu jelas menyalahi aturan,” ujarnya.

Menurut Hermansyah,   seluruh Kepala Desa sekabupaten OKUT mengikuti studi banding tersebut.  Bahkan,  kegiatan itu ada Peraturan Bupati.  “Kegiatan jalan-jalan itu bukan untuk mencari ilmu. Mereka Kepala Desa diperintahkan Bupati,  dan Wakil Bupati untuk mengikuti studi banding.  Sehingga diduga itu ada unsur pemaksaan,  anggaran dana desa itu bukan untuk studi banding.  Tapi untuk pembangunan fisik di desa.  Itu jelas menyalahi aturan.  Karena program Presiden Joko Widodo anggaran dana desa untuk pembangunan fisik, ” tegasnya.

Namun,  lanjut Hermansyah,  di OKUT anggaran dana desa sebesar Rp 18 juta digunakan untuk jalan-jalan.  “Ada 7 orang saksi yang dipanggil Kejaksaan.  Harapan saya  apapun bentuk pelanggaran, itu harus ditindaklnjuti oleh aparat kepolisian atau Jaksa. Kasus penyelewengan anggaran dan desa ini harus diperhatikan,  karena ini program Joko Widodo. Saya khawatir jika dugaan penyelewenangan dana desa ini tidak ditindaklanjuti,  karena akan meresahkanasyarakat,” pungkasnya.  (Yanti)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × three =