Kejati Sulut Peringati Hari Anti Korupsi Internasional

     Manado, jurnalsumatra.com – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara memperingati Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) tahun 2017, melalui upacara, di Manado, Jumat.

Wakil Jaksa Agung Arminsyah dalam sambutan tertulis dibacakan Kepala Kejati Sulut Mangihut Sinaga mengatakan upacara ini sebagai bentuk komitmen dan keseriusan kita sebagai aparatur penegak hukum  yang memiliki peran sentral dan strategis dalam mewujudkan  proses penegakkan hukum pemberantasan korupsi .

Momentum ini gunakan bersama-sama meneguhkan kembali komitmen kita selaku aparat penegak hukum yang memiliki  tanggung jawab moral dan etik untuk tidak hanya menegakkan ketentuan dan peraturan perundang-undangan, sebagaimana yang tetuang dalam UU pemberantasan korupsi  semata.

“Namun juga menegakkan keadilan sebagai wujud partisipasi  kita untuk turut serta dalam usaha menciptakan iklim yang kondusif, aman dan tepat sasaran bagi  berjalannya pembangunan  di berbagai bidang dan pemenuhan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Ia mengatakan melalui momentum ini, mengajak segenap Koprs Adhyaksa untuk tetap menjadi bagian yang terintegrasi dan sinergis dengan kebijakan  pemerintah melalui agenda pembangunan dalam bidang hukum.

“Yaitu memperkuat kehadiran negara dalam melakukan reformasi sistem dan penegakkan hukum yang bebas kolusi, bermartabat dan  terpercaya,” katanya.

Ia menambahkan, oleh karenanya peningkatan integritas dan menjauhi segala bentuk perilaku korupsi, yang didorong komitmen penuh untuk melakukan pelayanan publik dengan  dilandasi kejujuran dan keikhlasan sebagai bentuk pengabidan  kepada bangsa dan negara merupakan prinsip  yang harus senantiasa dipegang teguh oleh setiap insan Adhyaksa.

Tema peringati HAKI “Bergerak bersama memberantas korupsi  untuk  mewujudkan masyarakat yang sejahtera”.

Tema tersebut, memiliki makna bahwa pemberantasan korupsi merupakan  kerja kolektif  yang membutuhkan partisipasi luas dan masif, tidak saja melibatkan seluruh aparatur penegak hukum  namun juga semua komponen yang ada dalam masyarakat tanpa terkecuali.

“Keterlibatan semua komponen  tersebut tentunya didasari pemahaman korupsi merupakan musuh  kita bersama,” katanya.

Upacara yang digelar dihalaman Kantor Kejati Sulut jalan 17 Agustus Manado, diikuti pejabat utama, dan pegawai Kejati Sulut serta Kepala Kejaksaan Negeri Manado Budi Panjaitan dan pegawai  Kejari Manado.(anjas)

Leave a Reply