Kembali Kapolres Muba Mendapat Apresiasi Dari Masyarakat

Muba, Sumsel, jurnalsumatra.com – Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti SE.MM kembali mendapat apresiasi bahkan acungan jempol dari masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Karena dianggap konsisten dan tegas dalam menjalankan tugas.

Karena jika sebelumnya Kapolres Muba berhasil mengungkap berbagai kasus, seperti, 4 kasus Curat, 3 kasus curanmor, 5 kasus penyalagunaan narkoba, 1 kasus menyetubuhi anak dibawah umur, 2 kasus penganiayaan, tindak pidana konvensional dengan tersangka 10 orang, dan kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika tersangka 4 orang.

Bahkan kali ini wanita yang pertama kali menjabat Kapolres di Bumi Serasan Sekate itu, berhasil mengungkap dan menangkap pelaku home industri minuman keras (miras) oplosan jenis Vodka dan mansion disebuah bangunan bekas rumah makan dipinggir Jalan lintas tengah (Jalinteng) sekayu-Lubuk Linggau tepatnya didusun III desa Terusan, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Muba, Senin (16/4/2018) pukul 21.00 Wib.

Sementara dalam penggerbakan yang dipimpin lansung oleh Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti SE,MM tersebut, polisi berhasil mengamankan delapan orang tersangka yang mempunyai peran masing-masing. Yakni AN (63) warga desa Air Balui berperan sebagai pengurus, RP (20), HN (24), TM (22), RA (20) asal Provinsi Bengkulu dan PM (22),  BS (19) warga Palembang dan DS (23) berperan sebagai pengemas minuman.

Disertai barang bukti berupa 1 buah Tedmon ukuran 500 liter minuman,  12 drum berisi alkohol, 1 unit mobil daihatsu luxsio warna hitam Nopol BG 1811 US yang berisi kardus kemasan, 1 mesin pres tutup botol, 2 alat pres tutup botol, label merk mansion dan vodka 5 kardus. Tutup botol miras merk mansion 28 kardus yang dalam 1 kardus berisi 1440 dengan jumlah keseluruan 40,320 tutup botol, 141 karung botol minuman kosong, 18 keranjang  botol kosong, 2 botol perisa, 7 drum kosong dan 3 lakban.

Selain itu, polisi juga berhasil menggagalkan satu unit mobil truck jenis Mitshubisi warna kuning BG 8533 AI yang berisi 4080 botol miras jenis wisky mansion yang akan dikirim ke daerah Baturaja hasil home industry tersebut.

“Pelaku membuat miras dengan cara mencampur air sumur, perisa, pewarna tekstil pakaian, dan alkohol. Kemudian alkohol yang mereka campur dimasukan kedalam tedmon berukuran 500 liter dan kadarluasa pada  botol dibuat seolah-olah asli. Sementara untuk bahan baku seperti alkohol didapat dari Jakarta sedangkan botol mereka dapat dari tempat penampungan barang bekas daerah Talang Buruk Palembang.” Demikian dikatakan Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti SE,MM saat menggelar koferensi persnya Kemarin.

Menurut Kapolres dalam sehari home industri tersebut memproduksi 20 dus miras dengan isi 48 botol. “ Untuk wilaya Sumsel ini sudah tiga kali pengiriman sebanyak 1200 botol, ini akan dilakukan pengembangan. Sedangkan pelaku akan dijerat dengan pasal 136 hurup B dan atau pasal 142 UU RI No 18 tahun 2012 tentang pangan dan atau pasal 204  ayat 1 KUHP tentang minuman keras dengan ancaman hukuman 15-18 tahun penjara. “Ujarnya.

Kapolres juga menghimbau kepada segenap masyarakat khususnya di Kabupaten Muba agar menjauhi dan tidak mengkonsumsi miras. Karena menurut dia sudah banyak yang jadi korban gara-gara minuman oplosan.”Jelas dia.

Sementara Alamsyah Latif selaku toko masyarakat Muba memberikan apresiasi dan acungan jempol atas keberhasilan Kapolres Muba dalam mengungkap dan menangkap pelaku home industri minuman keras (miras) oplosan.

“Ini kinerja yang bagus, selain menjalankan tugasnya dalam menegakkan kebenaran. Hal ini juga merupakan amal ibadah bagi Kapolres Muba. Sebab melihat dari banyaknya miras oplosan yang diproduksi pelaku, bisa saja membunuh ratusan umat manusia.

Selaku warga muba saya beri apresiasi dan acungan jempol atas keberhasilan Kapolres Muba menangkap para pelaku home industri termasuk tindak criminal lainnya.”Kata Alamsyah. (Rafik Elyas).

Leave a Reply