Kemdikbud Rancang Karavan Budaya Di Tiga Negara

    Jakarta, jurnalsumatra.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI sedang merancang sebuah karavan seni dan budaya Indonesia yang akan dilaksanakan di tiga negara, menyusul kesuksesan penyelengaraan Festival Seni Europalia Indonesia yang telah berlangsung pada 10 Oktober 2017-21 Januari 2018.
“Yang sudah kami bayangkan ada tiga negara yang akan disusuri, yaitu Inggris, India, dan satu negara Amerika Latin,” ujar Direktur Jenderal Kebudayaan Kemdikbud Hilmar Farid saat ditemui di sela-sela Malam Persahabatan Europalia di Jakarta, Kamis malam.
Kegiatan yang akan mengajak para seniman, sastrawan, dan budayawan bepergian menggunakan bus ini untuk membawa pengertian baru mengenai Indonesia kepada masyarakat di negara-negara yang akan didatangi.

“Komunikasi budaya ini sangat penting. Jadi, publik asing tidak hanya tahu Indonesia dari membaca berita, tetapi mereka bisa melihat dan berinteraksi langsung,” tutur Hilmar.
Sementara mempersiapkan karavan internasional yang rencananya dilaksanakan pada 2019, Hilmar juga tengah mengorganisasi sebuah platform seni budaya yang akan mirip dengan Europalia, yakni Indonesiana.
Festival seni dan budaya yang akan diselenggarakan di delapan wilayah Indonesia pada Juli-September 2018 ini akan kembali melibatkan sebagian seniman yang telah tampil dalam Europalia.
Pertunjukan seni dan budaya di setiap wilayah akan berporos pada bentuk ekspresi tertentu. Sumatera Barat, misalnya, akan mengangkat ekspresi silat, sementara Surakarta akan mengangkat gamelan, dan Blora—tempat kelahiran Pramoedya Ananta Toer—akan mengangkat soal sastra.
Pemerintah pusat dalam hal ini akan menjadi panitia nasional yang bertanggung jawab atas pendistribusian sumber daya termasuk orang-orang yang terlibat, mobilitas, juga mengundang tamu-tamu dari luar negeri untuk datang ke festival tersebut dengan biaya sendiri.
“Bakalan seru sih nanti,” kata Hilmar.(anjas)

Leave a Reply