Kemenag Bimbingan manasik haji


Pali, jurnalsumatra.com – Kementrian agama(KEMENAG) kabupaten penukal abab lematang ilir (PALI) menggelar pelatihan bimbingan manasik haji tingkat kabupaten penukal abab lematang ilir(PALI) 1440H/2019M senin (17/06/2019) talang ubi di masjid Al-muclisin komplek pertamina pendopo PALI.

H.Hasanudin S.Ag M.H.I kepala kementrian agama(KEMENAG) kabupaten penukal abab lematang ilir(PALI), dalam sambutanya mengatakan Bimbingan haji di gelar guna memberikan pembelajaran dan ilmu pengetahuan bagi para calon haji sekaligus silaturahmi khusunya calon haji di daerah kabupaten penukal abab lematang ilir(PALI) untuk membentuk Jamaah Haji yang Istitho’ah yang mampu mandiri dalam pelaksanaan Ibadah Haji secara benar dan sempurna sehingga in syaa allah mendapat gelar haji yang mabrur.

Ia mengatakan bahwa dalam meningkatkan pemahaman, pelayanan dan penghayatan keagamaan khususnya calon haji, maka Pemerintah memandang perlu untuk melaksanakan bimbingan manasik haji serta memotivasi ummat dalam melaksanakan ibadah haji yang mandiri,

Kami selaku pemerintah berharap agar semua Jamaah Calon Haji dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh mulai dari awal hingga akhir bimbingan manasik haji, sehingga semua yang diperoleh di tempat ini menjadi bekal dalam menjalankan Ibadah di Tanah Suci nanti”,Ujarnya

Perlu diketahui bahwa, Calon Haji asal Kabupaten PALI Tahun 2019 berjumlah 30 orang terdiri dari 14 orang laki-laki dan 16 orang perempuan. Dan umur yang paling tua 82 tahun yaitu bapak Muhammad jamin,  dan umur yg paling muda 24 tahun yaitu Nur haqiqy safaat

Nur haqiqy safaat calon haji termuda ialah calon haji Yang lahir di Aceh kecamatan belang kejeren Plt lurah talang ubi Timur Peserta Lama Yang daftar tahun pada tahun 2011 dan 3 orang bersama keluarganya pindah dari pendaftar haji Dari kabupaten oku selatan pindah keberangkatan haji di kabupaten pali dengan niat  dan inisiatif sendiri,

Melalui kegiatan manasik haji ini dapat diikuti serta menyimak penyampaian materi dengan sungguh-sungguh, dengan harapan agar mendapatkan wawasan sehingga memiliki gambaran pada saat melaksanakan ibadah haji nanti, dan kepada calon jamaah haji untuk dapat mempersiapkan diri, baik persiapan fisik maupun mental, serta mengikuti dengan baik tata cara pelaksanaan haji, menunaikan ibadah haji sesuai sariat islam agar kembali menjadi haji mabrur”, Pungkasnya(Andri)