Kemenag: Proses Imigrasi Calon Haji Lebih Cepat

     Padang, jurnalsumatra.com – Kementerian Agama wilayah Sumatera Barat menyampaikan proses pemeriksaan imigrasi jamaah calon haji Embarkasi Padang pada tahun ini lebih mudah dan cepat karena sebagian sudah dilaksanakan di Tanah Air.
“Pada tahun lalu proses pemeriksaan imigrasi jamaah calon haji saat tiba di Tanah Suci memakan waktu hingga lima jam, sekarang hanya sekitar dua jam,” kata Kepala Kemenag Sumbar Hendri di Padang, Rabu usai melepas keberangkatan JCH Kloter 2.
Ia menyampaikan untuk proses geometrik dan sidik jari dilakukan di Asrama Haji Tabing begitu jamaah masuk asrama.
“Ini menggembirakan, sebab jika dilakukan di Tanah Suci jamaah baru saja menempuh perjalanan selama sembilan jam, kemudian proses imigrasi makan waktu hingga lima jam, tentu kondisi jamaah menjadi amat lelah,” kata dia.
Ia mengatakan saat tiba di bandar udara kedatangan jamaah calon haji hanya menjalani proses stempel dan pemeriksaan sidik jari oleh imigrasi setempat.

     Hendri berharap kemudahan tersebut dapat meningkatkan kualitas ibadah jamaah sehingga tidak terlalu lelah dan kondisi kesehatannya tetap terjaga.
Ia menyampaikan berdasarkan informasi yang diterima untuk Kloter 1 Ujung Pandang di Bandara Madinah petugas imigrasi masih melakukan pemeriksaan sidik jari bagi jamaah sehingga mereka harus antre.
Sebanyak 393 calon haji yang tergabung dalam Kloter 2 Embarkasi Padang telah bertolak ke Tanah Suci dari Bandara Internasional Minangkabau pada Rabu pukul 07.32 WIB menuju Madinah.
Jamaah termuda atas nama Annisa Restika usia 20 tahun dan tertua Munap Maridun usia 84 tahun.
Kloter dua berasal dari Padang terdiri atas 159 pria dan 233 perempuan.
Total calon jamaah haji yang berangkat melalui embarkasi Padang pada 2018 berjumlah 6.367 terdiri atas 17 kelompok terbang.
Dari 6.367 calon haji tersebut sebanyak 4.646 orang berasal dari Sumbar dan 1.641 orang dari Bengkulu serta didampingi 80 petugas haji, kata dia.(anjas)

Leave a Reply