Kendari Asuransikan 1.893 Nelayan

     Kendari, jurnasumatra.com – Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, telah mengasuransikan sebanyak 1.893 nelayan di kota itu untuk tahun 2017.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Kendari, Agus Salim Safarullah di Kendari, Selasa, mengatakan, jumlah penerima asuransi nelayan di kota Kendari tahun 2016 hanya sebesar 1.434 nelayan
“Tetapi per Oktober 2017 bertambah sebanyak 459 nelayan sehingga total nelayan yang sudah diasuransikan saat ini berjumlah 1.893 orang,” katanya.
Ia mengatakan, profesi sebagai nelayan sangat berisiko dari kecelakaan atau bencana saat melaut sehingga dia memandang perlu mereka mendapat perlindungan atau jaminan asuransi.
“Terbukti, sudah beberapa ahli waris nelayan yang mengalami kecelakaan dan sudah mendapatkan atau memanfaatkan asuransi ini,” kata Agus.
Agus mengatakan bahwa iuran asuransi nelayan per tahun sebesar Rp175 ribu per orang.
Skema pertama, santunan kecelakaan untuk nelayan yang sedang melakukan aktivitas penangkapan ikan, yakni santunan kematian sebesar Rp200 juta, cacat tetap Rp100 juta, dan biaya pengobatan Rp20 juta.
Skema kedua, santunan kecelakaan saat di luar aktivitas penangkapan ikan. Santunan kematian sebesar Rp160 juta, cacat tetap Rp100 juta, dan biaya pengobatan Rp20 juta,” katanya.
Menurut dia, nelayan yang mendapatkan bantuan pembayaran premi asuransi adalah yang memiliki kartu nelayan, berusia paling tua 65 tahun.
“Syarat berikutnya adalah menggunakan kapal tangkap di bawah 10 GT, belum pernah mendapat bantuan asuransi pemerintah dan tidak menggunakan alat tangkap yang membahayakan,” katanya.(anjas)

Leave a Reply