Kepergian Rizki Meninggalkan Duka Bagi Keluarga


Muba, jurnalsumatra.com – Duka mendalam bagi keluarga Rizki Ramanda balita yang tenggelam dilubang bekas galian tanah berisi air dengan kedalaman setengah meter yang terjadi didesa Suka Jaya Kecamatan Plakat Tinggi, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Kamis (7/2/2019) lalu, bahkan atas kepergian putra bungsunya itu Helmiyati (42) trauma tidak mau bicara dan tidak mau makan selama tiga hari, apalagi dua kakak perempuan Rizki yang masih kecil, keduanya berteriak-teriak,”hiduplah adikku, hiduplah adikku,”ucapnya sambil menagis.

“Masih trauma pak, tidak mau bicara bahkan sudah tiga hari ini istri saya tidak mau makan sejak kepergian almarhum. Maklum pak anak bungsu, semasa almarhum masih hidup kemana-mana ia gendong. Kalau air mata ini bercucuran apalagi dua kakak perempuannya yang masih kecil, keduanya berteriak-teriak,”hiduplah adikku, hiduplah adikku,”ucapnya sambil menagis.” Namun tak bisa dikatakan, Tuhan telah yang tau,”Ratap Aljunaidi (45) ayah kadung dari almarhum Rizki Ramanda saat dibincangi wartawan Jurnal Sumatra.com kemarin.

Diceritakannya, sebelum peristiwa naas menimpa anak laki-laki satu-satunya itu, Kamis (7/2/2019) pukul 09.00 Wib, ia bersama istri dan anak anaknya membersihkan bangunan rumah untuk anak pertamanya yang sudah bekeluarga. Saat itu, Rizki bersama kakak perempuannya bermain di belakang rumah. Tidak lama kemudian sekira pukul 12.30 Wib, ibunya mencari keberadaan Rizki, ternyata anak perempuan saya tidak lagi bersama adiknya melainkan sedang bermain dirumah neneknya disebelah rumah.  

“Merasa curiga, lalu ia cari ke belakang rumah, karena dibelakang rumah ada kolam bekas galian tanah yang penuh berisi air. Setibanya dibelakang rumah, ditemukanlah  Rizki yang sudah tertelungkup didalam lubang tersebut.   

Kemudian Rizki langsung dia angkat serta menjerit memberitahu saya, selanjutnya kami bawa ke puskesmas terdekat dan sesampainya di puskesmas menurut tenaga medis Rizki sudah meninggal dunia. “Kenangnya.

Sementara Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti SE,MM melalui Kapolsek Plakat Tinggi IPTU Suventri SH menghimbau, kepada masyarakat khususnya warga Plakat Tinggi jika ada bangunan yang mempunyai galian tanah agar se-segera mungkin ditutupi jika bangunan sudah selesai.” Untuk mengantisifasi terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan, terus untuk orang tua kita ingatkan juga agar pengawasan terhadap anak ditingkatkan jangan sampai hal-hal semacam ini terulang kembali.”Imbaunya. (Rafik Elyas)

Leave a Reply