Kepergok Saat Beraksi Apri Babak Belur Dihajar Massa

Lahat, Sumsel, jurnalsumatra.com – Malang apa yang diraskan Apriansyah alias Apri (23) warga Desa Muara Payang Kecamatan Muara Payang, Lahat. Pemuda ini, mengalami babak belur dihajar massa, karena, ketika beraksi tepergok warga.

Lelaki tanggung itu, harus menahan rasa sakit seluruh tubuhnya setelah belasan warga Desa Tanjung Beringin kecamatan Kikim Selatan, Lahat memberikan bogem mentah. Diketahui, tersangka beraksi pada Jumat (13/4/2018) sekitar pukul 00.30 WIB bersama kedua temanya yang masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) yakni Fr (22) warga Desa Penantian Kecamatan Jarai dan La (21) warga Desa Muara Payang Kecamatan Muara Payang terpergok oleh warga yang hendak mencuri motor.

Kronologis kejadian, saat menjalankan aksinya Apri ditemani oleh dua tersangka lainnya. Namun, naas motor yang sudah dicurinya tidak bisa dihidupkan. Ketika, dicoba engkol pelaku dipergoki oleh warga Desa setempat. Tak pelak, suara teriakan memancing belasan warga lainnya menuju lokasi, dan, melihat pelaku tidak bias kabur warga beramai ramai pun memukuli dirinya hingga tak sadarkan diri.

“Saat menjalankan aksinya pelaku ada tiga orang. Namun, dikarenkan pelaku Apri sudah dikepung dan akhirnya wargapun beramai ramai memberikan bogem mentah. Sebagai bentuk meluapkan emosi mereka kepada tersangka,” ungkap Kapolres Lahat, AKBP Robby Karya Adi SIK melalui Kapolsek Kikim Selatan, IPTU M Maulana, Minggu (15/4/2018), kemarin.

Ia menjelaskan, usai diamuki dilokasi warga mendapatkan dua kunci yakni kunci liter T dan liter L dari tangan pelaku. Nah, melihat Apri sudah babak belur dihajar massa, kedua pelaku lainnya yakni, Fr dan La bergegas menyelamatkan diri alias kabur. Beruntung, amukan warga desa yang tak terbendung lagi untuk menghajar pelaku dapat berakhir setelah anggota Polsek Kikim Selatan tiba kelokasi yang saat itu sedang melaksanakan Patroli.

“Nyaris nyawa pelaku tak tertolongkan. Beruntung anggota ketika tiba dilokasi tepat waktu. Kalau tidak bisa saja pelaku meninggal akibat amukan massa yang tak terbendung lagi saat itu. Sedangkan, dua teman Apri yang ikut saat menjalankan aksi itu berhasil melarikan diri,” tambah Maulana.

Benar sambung Maulana, untuk tersangka Apri sendiri sudah berhasil diamankan. Sedangkan dua pelaku lagi berhasil kabur dan sudah menjadi DPO. “Tersangka akan dikenakan dengan pencurian dengan pemberatan. Saat ini, tersangka beserta barang bukti sudah diamankan,” ujarnya, seraya menjelaskan, kasus ini akan terus dikembangkan termasuk mencari keberadaan dua pelaku lainnya yang DPO. barang bukti (BB), berupa satu kunci liter L, serta liter T, satu unit motor merk Honda Supra X 125 warna hitam kuning. (Din)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × four =