Ketrampilan Beladiri Mu’allimaat Berakhlak Mulia

YOGYAKARTA, jurnalsumatra.com – Tapak Suci Putera Muhammadiyah mendidik para siswanya agar memiliki ketrampilan beladiri yang memiliki akhlak mulia dan menjunjung semangat bela negara.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Perguruan Seni Beladiri Tapak Suci Putera Muhammadiyah, Drs M Afnan Hadikusumo, di halaman Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta, Kamis (4/10/2018) malam.

“Alhamdulillah, malam ini saya bisa bersilaturahmi dengan para perempuan perkasa di lingkungan Pimpinan Cabang Tapak Suci Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah,” kata Drs M Afnan Hadikusumo, didampingi Unik Rasyidah, M.Pd (Wakil Direktur Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta) dan Haris Wijaya Kusuma (Pimda Tapak Suci Kota Yogyakarta).

Menurut Afnan, guna menjaga perempuan dari tindak kekerasan dan hal-hal yang tidak terpuji, sewajarnya jika mereka dilatih dengan ilmu beladiri dan dijaga akhlaknya. “Utamanya melalui pencak silat Tapak Suci,” tandas Afnan Hadikusumo.

Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta harus lebih intensif melatih siswi-siswinya yang berbakat dan berprestasi. “Selain itu, tak kalah pentingnya penambahan sarana dan prasarana yang dilakukan secara berkala,” papar Afnan Hadikusumo.

Dalam acara pelantikan Pimpinan Cabang Tapak Suci Unit 008 Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta periode 2018-2019, yang diawali pembacaan ikrar Tapak Suci Putera Muhammadiyah, Afnan Hadikusumo berharap ke depan prestasi akademik dan nonakademik siswi Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta yang mengikuti kegiatan Tapak Suci semakin meningkat.

Kegiatan Tapak Suci, seperti disampaikan Afnan Hadikusumo, tidak melulu hanya fisik. “Tapi dari segi kualitas dan kuantitas, untuk itu sangat penting menguasai beladiri,” kata Afnan.

Bagi Afnan, penguasaan beladiri sangat penting, di samping menguasai akhlak. “Sehingga akhlak perlu dikuatkan melalui penguasaan beladiri dan menahan marah,” papar Afnan, yang berharap kepada siswi Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta untuk berlatih dengan sebaik-baiknya.

“Semoga kelak dari Mu’allimaat ini muncul atlet-atlet berkelas internasional,” kata Afnan Hadikusumo, yang menerangkan Tapak Suci sumbang 1 medali emas pada Asian Games 2018 melalui salah satu kader terbaiknya bernama Iqbal Candra Pratama.

“Pada intinya banyak belajar dan berlatih,” begitu dikatakan Haris Wijaya Kusuma dari Pimda Tapak Suci Kota Yogyakarta.

Pada kesempatan itu, Haris Wijaya Kusuma, mengatakan, siswi Mu’allimaat harus melangkah dengan pasti dan tidak ragu. “Karena menyebabkan kegagalan,” tandas Haris, yang berharap siswi yang ikuti Tapak Suci bisa menjadi panutan dalam menjalankan organisasi.

Sementara itu Wakil Direktur Mu’allimaat, Unik Rasyidah, M.Pd, mengatakan, Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta saat ini mendidik 1.086 siswi sebagai generasi perempuan  berkemajuan.

“Ke depan, Mu’allimaat akan terus meningkatkan mutu pendidikan untuk ikut membangun peradaban bangsa dengan mencetak perempuan yang unggul dan berkemajuan,” kata Unik Rasyidah, yang berharap kepada pengurus baru Pimpinan Cabang Tapak Suci Mu’allimaat lebih progresif dibanding pengurus sebelumnya.

Kegiatan diakhiri dengan atraksi “koprol” luar biasa dari siswi Mu’allimaat. Kita ketahui, di Mu’allimin dan Mu’allimaat sama-sama pakai teknik semburan naga berapi dalam unjuk kebolehan Tapak Suci. (Affan)

Leave a Reply