Ketua DPRD Muba Kunjungi SMPN3 Sekayu

Muba, Sumsel, jurnalsumatra.com – Didampingi organisasi masyarakat (Ormas) Sarina Srikandi Serasan Sekate (S4) ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Abusari Burhan SH, MSI berkunjung ke desa Rimba Ukur (C5) untuk meninjau sarana dan prasarana Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Sekayu yang berada didesa tersebut, Rabu (10/10/2018).

Dalam pidatonya Ketua DPRD Muba Abusari Burhan SE, MSi menjelaskan, kedatangannya ke desa Rimba Ukur dalam kontek kunjungan kerjanya sebagai ketua DPRD Muba.

“Berdasarkan permintaan ormas S4 yang mintak ditinjau bahwa ada salah-satu lokal Sekolah SMPN 3 ini yang sudah tidak layak atau sudah mau ambruk. Maka saya memutuskan untuk datang ke desa Rimba Ukur ini, karena ini memalukan apabila terjadi. Kabupaten Muba pelopor sekolah gratis kok sekolahnya ambruk. Jadi setelah saya lihat bukan hanya WC dan lokal sekolah saja yang memprihatinkan, ternyata sekolah ini belum dilengkapi Mushollah, pagarnya juga seperti pagar Abunawas depan tertutup belakang terbuka, padahal Sekolah ini berdiri sejak tahun 1986.

Tadi katanya sekolah ini butuh dua lokal ruang belajar, karena ruang belajar selama ini masih ada yang menggunakan ruang laboraturium. Ini perlu dicatat bapak/ibu, insyaallah kalau anggaran piutang pusat dibayar itu akan kita tambahkan dianggaran induknya langsung. Selanjutnya baju seragam Drum Band, karena Drum Band ini satu-satunya dalam rangka HUT RI mendapat juara 1 untuk tingkat SMP se- Muba. Insyallah Drum Band ini kita minta untuk menjadi penghibur pada saat Peda Katen A Provinsi Sumatra Selatan dibulan maret tahun 2019 nanti.”Jelasnya.

Disamping itu Abusari menyampaikan informasi masalah pendidikan, “dikabupaten Muba ini terdiri dari 6760 pegawai dan guru honor. Setelah porum guru honor menggelar aksi damai dan menghadap saya, akhirnya saya memutuskan peningkatan kesejahteraan para guru dan pegawai honor baik tingkat TK, SD dan SMP.

Untuk guru atau pegawai Sekolah K2 gajinya dari 1 juta per-januari 2019 naik menjadi Rp 1.800.000, untuk guru atau pegawai sekolah termasuk keamanannya yang belum masuk K2 dari gaji satu juta naik menjadi Rp 1.500.000,- sementara pegawai sekolah maupun guru honor murni yang mendapat gaji tiga ratus per bulan yang dibayar 4 bulan sekali, dibayar 1 juta perbulan. ”Kata dia.

Turut hadir saat itu, Kepala Sekolah SMP 3 Sekayu Muhamad Qory, Kepala Desa Rimba Ukur Hardi, Pembina ormas S4 Satoto Waliun, Ketua S4 Sumarni, Sekretaris S4 Ratih Rafika Sari SE serta tamu undangan lainnya. (Rafik Elyas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × 2 =