Kodam Pattimura Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

     Ambon, jurnalsumatra.com – Kodam XVI/Pattimura memeringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H, bertempat di Masjid Ittihad Kodam, Kota Ambon, Maluku.
Tema yang diangkat “Jadikan Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1439 H / 2017 M sebagai Keteladanan dalam Meningkatkan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat.”
Siaran pers Penerangan Kodam XVI/Pattimura yang diterima Antara, Sabtu menyebutkan, Pangdam Pattimura Mayjen TNI Suko Pranoto dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kasdam Brigen TNI Tri Soewando mengatakan peringatan Maulid Nabi Muhammad Shollallahu `Alaihi Wasallam hari ini pada prinsipnya bertujuan untuk lebih memahami dan menggali mutiara hikmah pada peristiwa tersebut.
“Itulah sebabnya peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad Shollallahu `Alaihi Wasallam merupakan kegiatan keagamaan yang sarat makna, untuk mengingatkan serta menyegarkan kembali pemahaman seluruh umat Islam tentang suri tauladan dalam sikap dan perilaku Nabi Muhammad Shollallahu `Alaihi Wasallam semasa hidupnya,” katanya.

     Keteladanan dan nilai-nilai luhur Rasulullah tersebut perlu dicontoh sehingga dapat menumbuhsuburkan jiwa juang dan profesionalisme prajurit Sapta Marga dalam kehidupan sehari-hari.
Terkait dengan kehidupan prajurit dan Pegawai Negeri Sipil Kodam XVI/Pattimura serta Persit KCK, kata Pangdam, semuanya dituntut mampu mengaktualisasikan keteladanan, semangat perjuangan dan kepemimpinan Rasulullah Shollallahu `Alaihi Wasallam, sehingga  senantiasa bermanfaat dan memberikan kedamaian bagi kemaslahatan umat.
Dalam kesempatan itu Hikmah Maulid disampaikan oleh Ustadz Arsal Risal Tuasikal, S.H., M.H.
Ia mengatakan sosok Nabi Muhammad sejatinya merupakan seorang panglima perang yang memiliki strategi perang yang tangguh yang terus diwariskan oleh para pejuang Islam.
“Strategi itu juga diwarisi oleh Muhammad Al Fathir untuk menghancurkan Konstatinopel. Di Indonesia, strategi dan keikhlasan dikobarkan Jenderal Sudirman dalam mengusir penjajah. Ia merupakan seorang Kiai yang selalu menjaga diri dalam taharah serta berjuang menjaga dengan gigih dan ikhlas yang mewakafkan dirinya demi negara dan rakyat,” katanya.
Ustadz Arsal juga mengatakan semangat berjuang dengan ikhlas itu terus diwariskan kepada tentara saat ini, sehingga dalam survey integritas publik, TNI menempati posisi tertinggi. Hal inilah yang diwarisi oleh TNI dari sifaf Rasulullah yang disebut dengan sifat Al amin.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

10 + 16 =