Kodim 1022 Bentuk Satuan Penerangan Tingkatkan Integritas

     Batulicin, jurnalsumatra.com – Komando Distrik Militer 1022 Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, membentuk satuan penerangan guna meningkatkan integritas TNI AD kepada masyarakat, dan pemerintah daerah setempat.
Komandan Kodim 1022 Tanah Bumbu Letkol CZI Andi Setiawan melalui Perwira Seksi Teritorial Kapten Sarjito, di Batulicin, Sabtu mengatakan, satuan penerangan dibentuk Januari 2018.
“Salah satu tujuannya untuk mengabdi kepentingan publik, memelihara komunikasi yang baik dan menitik beratkan moral dan tingkah laku yang baik dalam satuan TNI AD terhadap masyarakat dan pemerintah,” katanya.
Pada dasarnya satuan penerangan di kalangn TNI itu sendiri sudah ada, namum dalam satuan tersebut hanya ada di tingkat markas Besar (Mabes) hingga tingkat Komando Resor Militer (Korem).
Ia mengatakan, era globalisasi sekarang iklim kompetisi telah mendorong timbulnya kesadaran yang semakin kuat pada organisasi-organisasi, termasuk juga pada institusi TNI AD tentang pentingnya dukungan publik terhadap eksistensi TNI AD.
Pada dua dekade terakhir ini posisi publik semakin penting dalam proses dinamisasi organisasi. Kehadiran “Tag line” yang menyatakan bahwa publik merupakan penentu keberlanjutan suatu organisasi atau kegiatan dalam proses untuk memperoleh pengetahuan manajemen organisasi non profit.

     Sejak dua dekade terakhir ini telah mengkonfirmasi kita bahwa institusi TNI AD juga harus berupaya untuk bersinergi dengan publik bila TNI AD ingin tetap mendapatkan dukungan publik atau masyarakat, sehingga dalam satuan ini sangat penting diterapkan disatuan Kodim itu sendiri.
Dijelaskan, unsur yang terpenting dalam satuan penerangan adalah mengabdi kepentingan publik, memelihara komunikasi yang baik dan menitik beratkan moral dan tingkah laku yang baik.
Selain itu, fungsinya bertujuan guna memperoleh kepercayaan (trust), saling pengertian (mutual understanding) dan citra yang baik (good image) dari masyarakat (public image).
Adapun sasarannya adalah menciptakan opini publik yang mendukung dan menguntungkan semua pihak. Tugas itu tentu tidaklah semudah seperti membalik telapak tangan.
Upaya-upaya yang dilakukan Penerangan haruslah usaha untuk menciptakan hubungan harmonis antara suatu organisasi dengan publiknya dan masyarakat luas melalui suatu proses komunikasi timbal balik atau dua arah.
“Sementara ini dalam menjalankan satuan tersebut masih menggunakan swadaya atau pengelolaan dana operasional dari Kodim 1022, dan selanjutnya target kedepannya akan dikomunikasikan kepada Mabes TNI AD agar mendapat dukungan pesonil maupun fasilitas yang lain,” paparnya.(anjas)

Leave a Reply