Korban Tewas Akibat Puskemas Kualapuntian Tanpa Tenaga Medis

Palembang, jurnalsumatra.com – Peristiwa kecelakaan ranmor di jalan perkebunan PT CCL menuju desa Kuala Puntian, Selasa pukul 13.00 antara sepeda motor yang di kendarai oleh Yaman bin Rustam dengan sepeda motor yang dikendarai Effriadi bin Ruslan Karim yang membonceng Malik bin Yazid mengakibatkan Yasman meninggal di tempat.

Sementara Effriadi meninggal dalam perjalanan menuju Puskesmas Tanjung Lago karena sebelumnya Effriady dibawa ke Puskesdes Kuala Puntian namun Bidan desa “Z” tidak berada di tempat. Menurut warga desa Kuala Puntian, bidan desa Kuala Puntian memang  jarang berada di tempat.

Ketika di konfirmasi kepada salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya didapat jawaban, “Bidan kami jarang ado di tempat hinggo kami sulit kalu nak berobat”, ujar warga tersebut. Menjadi masalah ketika masyarakat ingin mendapatkan pertolongan pertama seperti peristiwa kecelakaan kemarin.

Kematian adalah kehendak Tuhan namun kita tidak tahu kapan itu terjadi sehingga upaya menyelamatkan jiwa seseorang adalah kewajiban dari masyarakat paramedis dengan sumpahnya. Melalaikan tugas dan tanggung jawab merupakan tindakan yang patal untuk seorang paramedis karena menyangkut nyawa manusia, dinyatakan ketua LSM UGD ketika di mintai pendapatnya

Bila memang betul kelakuan Bidan Desa “Z” yang sering tidak berada di tempat maka harus ada tindakan tegas dari Dinas kesehatan Kabupaten “Banyuasin” agar pelayanan kesehatan “minimal” bagi masyarakat Kuala Puntian terpenuhi, dinyatakan kembali oleh Feri Kurniawan ketua LSM UGD.

Tugas pokok Bidan desa adalah melaksanakan kegiatan puskesmas di wilayah kerjanya berdasarkan urutan prioritas masalah kesehatan yang dihadapi, sesuai dengan kewenangan yang dimiliki dan diberikan. Salah satunya Pertolongan pertama pada kecelakaan dimana  perawatan diberikan kepada orang yang mendapat kecelakaan atau sakit yang tiba-tiba sebelum mendapatkan pertolongan lebih lanjut.

Tujuan utama pertolongan pertama adalah untuk :

    Mempertahankan penderita tetap hidup atau terhindar dari maut

    Membuat keadaan penderita tetap stabil

    Mengurangi rasa nyeri, ketidak-nyamanan dan rasa cemas

    Menghindarkan kecacatan yang lebih parah

Namun dengan ketidak hadiran paramedis pada saat yang di butuhkan maka pertolongan pertama pada kecelakaan hal yang tidak mungkin didapat. Masyarakat desa yang sama sekali tidak mengerti tata cara pertolongan pertama terkadang menjadi penyebab penderitaan dan ketidak nyamanan korban kecelakaan.(ferry kurniawan)

Leave a Reply