Korban Tewas Mengenaskan Terseret Mobil

Lahat, jurnalsumatra.com – Kecelakaan lalulintas (Lakalantas) kembali menelan korban jiwa. Kali ini musibah tersebut dialami Rinsi (29) warga Desa Gunung Agung, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat.

Korban tewas dengan kondisi sangat mengenaskan setelah sepeda motor Yamaha Vixion yang dia tunggangi dihantam mobil Toyota Avanza. Mirisnya lagi, ketika kecelakaan berlangsung tubuh korban terseret hingga 100 meter lebih dari TKP awal.

Menurut informasi yang berhasil dikumpulkan dilapangan, peristiwa naas merenggut nyawa korban itu terjadi, Jum’at (18/28/18) sekitar pukul 16.00 WIB di Jalan Lintas Suka Marga, Kecamatan Merapi Barat, Lahat.

Saat itu korban yang diduga baru pulang kerja hendak meluncur kerumahnya. Mungkin karena buru-buru korban pun memacu motornya cukup kencang. Setibanya dilokasi kejadian, motor korban berusaha untuk menyalip dari arah sebelah kanan salah satu mobil yang ada didepannya.

Namun naasnya dari arah berlawanan korban dididuga tidak mengetahui datangnya mobil Avanza yang juga meluncur cukup kencang dari arah Muara Enim. Karena tak dapat mengelak lagi, akhirnya motor korban pun dihantam mobil avanza tersebut, sehingga tubuh korban terseret hingga 109 meter.

Tak pelak lagi, korban pun langsung tewas dilokasi kejadian dengan kondisi kepala pecah dan kedua kakiknya patah. Usai menyeret tubuh korban, sopir Avanza itu pun langsung kabur untuk menyelamatkan diri dari amuk massa warga setempat.

Dan sopir mobil Avanza itu baru berhenti di kawasan Tugu Lembayung setelah petugas Laka Satlantas Polres Lahat ikut mengejar mobil tersebut.

Kapolres Lahat melalui Kasatlantas AKP Rio Artha SIK didampingi Anggota Tim Unit Laka Lantas IPDA Amrin Prabu dibincangi wartawan dilokasi kejadian menegaskan, bahwa kecelakaan ini dialami oleh korban Rinsi saat pulang kerja menuju ke desanya.

Sopir Avanza itu sendiri kata IPDA Amrin, telah diamankan di Satlantas Polres Lahat.

“Korban sempat kita bawa ke rumah sakit. Namun, dikarenakan luka dialami korban cukup parah, sehingga nyawa pun tak dapat tertolong lagi, ” pungkas Ambrin. (Din)

Leave a Reply