Kotim Imbau Masyarakat Kurangi Gunakan Kantong Plastik

    Sampit, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah mengimbau masyarakat daerah itu untuk mengurangi penggunaan kantong plastik.
Kepala Dinas Kesehatan Kotawaringin Timur, Faisal Novendra Cahyanto di Sampit, Senin mengatakan, kantong plastik selain dapat merusak lingkungan karena sulit diurai juga dapat mengganggu kesehatan manusia, untuk itu penggunaannya harus dikurangi.
“Masyarakat harus waspada dan sebisa mungkin untuk tidak membungkus makanan  dengan menggunakan kantong plastik,” tambahnya.
Faisal mengatakan, kantong plastik juga dapat memicu perubahan iklim karena pembuangannya menghasilkan emisi karbon yang tinggi dan mengakibatkan kondisi bumi semakin memanas.
Sumber material kantong plastik yang terbuat dari minyak bumi, yang merupakan sumber daya alam tak terbarukan, mengakibatkan pencemaran lingkungan.
“Kantong plastik merupakan barang sekali pakai dengan kegiatan pascakonsumsi yang tidak bertanggungjawab. Kantong plastik yang dibuang sembarangan bisa menyebabkan tersumbatnya selokan, rusaknya ekosistem di sungai dan laut,” terangnya.

     Faisal mengungkapkan, kantong plastik yang dibakar bisa menyebabkan pencemaran udara dan gangguan pernapasan.
Selain itu, kantong plastik yang digunakan sebagai wadah makanan berpotensi mengganggu kesehatan manusia karena racun pada kantong plastik bisa berpindah ke makanan.
Kantong plastik dan jenis plastik lainnya sulit terurai di tanah karena rantai karbonnya yang panjang, sehingga sulit diurai oleh mikroorganisme.
“Kantong plastik akan terurai ratusan hingga ribuan tahun kemudian. Kantong plastik yang diklaim ramah lingkungan sekalipun akan terurai lama dan tetap akan menjadi sampah,” ucapnya.
Faisal berharap, masyarakat Kotawaringin Timur untuk bersikap dan bertindak bijak terhadap penggunaan kantong lastik agar sampahnya tidak mencemari lingkungan dan kesehatan.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 + 2 =