KPAD Banyuasin Terima Pengaduan Pelecehan Seksual Dibawah Umur

Banyuasin, Junrnalsumatra.com – KPAD Banyuasin menerima pengdauann dugaan pelecehan seksual dibawah umur sebut saja  Bunga (14) warga Desa Sungai  Kedudaukan Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin oleh pacarnya di salah satu penginapan di Palembang. 

“Ya benar keluarga korban diwakili Kepala Desa setempat Romli melapor ke KPAD Banyuasin, “kata Komisioner KPAD Banyuasin Bidang Monitoring Martopo Yusuf,  Kamis (2/4/2020).

Menurut Martopo  dari keterangan Kades Romli, awalnya Banga  diajak RM (20) teman dekat korban untuk jalan-jalan dan menginap disalah satu penginapan di Palembang (18/3/2020). 

“Kasus ini  terungkap saat Bunga  pulang ke Rumah ibunya di Desa Sungai Kedukan padahal Bunga tinggal bersama neneknya di Palembang. Karena ibunya merasa aneh melihat tingkah laku putrinya  Ibunyapun mengintrogasi Bunga  untuk jujur dan menceritakan apa yang  terjadi.

“Bunga menceritakan dirinya telah mengalami pelecehan seksual yang dilakukan pacarnya sendiri RM (20) bersama temanya DI (20). Tragisnya dilakuakan secara bergilir,”kata Romli.

Romli berharap kepada KPAD untuk membantu dan dapat memberikan perlindungan hukum kepada warganya untuk menyelesaikan kasus ini,melalui kekeluargaan atau jalur hukum,karena sebelumnya kluarga korban sudah melaporkan kasus tersebut ke Poltabes Palembang.

“Kasus ini telah kita laporkan ke Poltabes palembang. Laporan sudah di tindaklanjuti oleh pihak kepolisian dan sekarang masih menunggu hasil visum dari Rumah Sakit,” jelasnya. 

Tegas Martopo KPAD Banyuasin dalam waktu dekat ini akan segera mendatangi pihak keluarga korban terlebih dahulu guna mengklarifikasi tentang kasus ini.

“Laporan dari perwakilan keluarga korban telah kita terima dan kita dari KPAD akan segera mengklarifikasi kasus ini,” katanya. 

KPAD Banyuasin, tandas Martopo siap membantu dan mendampingi anak-anak penerus bangsa agar Banyuasin zero dari konflik anak dan kekerasan anak guna mendukung program Bupati Banyuasin rama anak. (BIO/BIS)