KPK-Kejati Kepri Koordinasi Penanganan Kasus Korupsi

   Jakarta, jurnalsumatra.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bertemu dengan Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kejati Kepri) untuk mengkoordinasikan penanganan perkara korupsi pada 2010-2017.
“Terdapat 31 perkara tindak pidana korupsi yang ditangani Kejati Kepri yang secara umum penanganannya berjalan lancar,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Kamis.
Pertemuan tersebut merupakan pertemuan lanjutan dari rangkaian kegiatan koordinasi dan supervisi dari  Unit Koordinasi dan Supervisi Penindakan KPK di Kepulauan Riau setelah pada Rabu (4/4) berkoordinasi dengan Polda Kepri.
“Tadi tim KPK diterima oleh Kepala dan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi, Aspidsus dan jajaran. Untuk optimalisasi penanganan perkara, dalam rangka menjalankan fungsi “trigger mechanism”, KPK akan mendukung pencarian keterangan ahli, “asset tracing” hingga bantuaan pencarian buron atau DPO,” ucap Febri.

      Febri mengungkapkan salah satu kasus yang telah inkrah namun belum dapat dilakukan eksekusi karena terpidana buron (DPO).
“Koordinasi, supervisi, penindakan KPK akan membantu pencarian DPO dalam tindak pidana korupsi tentang pengadaan fasilitas listrik di Bandara Internasional Hang Tuah atas nama Agus Mulyana,” kata Febri.
Menurut Febri, kerja sama yang kuat antara KPK, Polri, dan kejaksaan dalam pemberantasan korupsi kami pandang sebagai hal yang sangat penting yang harus terus dilakukan.
“Keterbukaan dan sinergi seperti yang dilakukan di Kepri ini diharapkan dapat menekan perilaku korup di sana. Hal yang sama juga dilakukan di sejumlah daerah lain,” ucap Febri.(anjas)

Leave a Reply