KPPMB Minta Tuntaskan Kasus Pelecehan Siswi SD

    Mamuju, jurnalsumatra.com – Sekelompok massa dari Kerukunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Bonehau (KPPMB) berunjuk rasa dan meminta pihak kepolisian menuntaskan kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami saorang siswi sekolah dasar (SD) di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.
“Kasus dugaan pelecehan seksual yang menimpa korban siswa SD di Dusun Panggoloang Kecamatan Bonehau sudah dilaporkan kepada pihak Polsek Bonehau dan Polres Mamuju, namun kurang serius ditangani masalah itu,” kata Koordinator KPPMB Andi Negara Dorce di Mamuju, Rabu.
Saat berunjuk rasa di depan Markas Polda Sulbar, mereka berharap agar pihak Polda Sulbar dapat turun lansung mengunkap kasus dugaan pelecehan seksual anak di bawah umur itu agar dapat diselesaikan sesuai hukum yang beraku.

“Kami pertanyakan sejauh mana penanganan kasus ini. Ini bentuk keperihatinan kami terhadap korban pelecehan seksual yang terjadi di Kecamatan Bonehau karena para pelaku diduga lebih dari satu orang. Muncul kasus ini sangat meresahkan masyarakat karena tidak diusut tuntas,” katanya.
Menurut mereka, pihak kepolisian tidak melakukan tugasnya secara baik untuk menangkap para pelaku, oleh karena itu diharapkan Polda Sulbar dapat turun langsung menyelidiki kasus ini karena pihak Polres Mamuju tidak dapat menyelesaikan masalah ini.
Sementara itu Kapolres Mamuju AKBP Mohammad Rivai Arvan mengatakan pihaknya sudah mengamankan beberapa orang yang diduga pelaku dalam kasus yang menjadi tuntutan para mahasiswa.
“Telah ada diduga pelaku kita minta keterangannya dan sudah terdapat empat saksi yang telah diperiksa dan diporoses sesuai hukum berlaku,” katanya.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × one =