KPU Bali Targetkan Partisipasi Pemilih Melebihi Nasional

      Denpasar,jurnalsumatra.com – Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali menargetkan partisipasi pemilih dalam Pilkada 2018 di daerah itu melebihi target nasional yang ditetapkan sebesar 75,5 persen.
“Kami berharap mudah-mudahan untuk wilayah Bali bisa mengikuti apa yang menjadi target nasional, dan bahkan melebihi,” kata Ketua KPU Provinsi Bali Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, di Denpasar, Selasa.
Menurut dia, Bali dalam beberapa kali pelaksanaan pilkada, tingkat partisipasi pemilihnya sudah berada di atas rata-rata nasional, kecuali dalam Pilkada Buleleng yang sempat agak rendah partisipasi pemilihnya di angka 54 persen.
“Mudah-mudahan dalam pilkada serentak 27 Juni mendatang, partisipasi pemilih juga tinggi,” ucap Raka Sandi.
Di sisi lain, lanjut dia, berbagai wilayah di Bali dilihat dari aspek geografis relatif masih mudah untuk dijangkau sehingga bukan menjadi persoalan yang menghambat tercapainya partisipasi pemilih. Wilayah kepulauan hanya ada di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung.

“Kami di jajaran KPU dan juga Bawaslu, serta semua pihak terkait akan berupaya bagaimana agar Pilkada 2018 ini dapat betul-betul berjalan demokratis dan mendapat respons positif dari pemilih, yang salah satu indikatornya adalah tingkat partisipasi pemilih,” ujar Raka Sandi.
Sementara itu, Badan Pengawas Pemilu Provinsi Bali juga mengajak semua pemangku kepentingan dan masyarakat di Pulau Dewata untuk bersama-sama berkomitmen melawan politik uang dan politisasi SARA dalam tahapan Pilkada 2018.
“Politik uang menjadi musuh kita bersama karena praktik ini akan menciptakan potensi tindakan korupsi dalam penyelenggaraan pemerintah daerah. Demikian juga politisasi SARA (suku, agama, ras dan antargolongan) berpotensi mengganggu dan memecah persaudaraan dalam NKRI,” ucap Ketua Bawaslu Provinsi Bali Ketut Rudia.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eighteen − eleven =