KPU Bangkalan Terima 881.500 Lembar Surat Suara

        Bangkalan, jurnalsumatra.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangkalan, Jawa Timur menerima 881.500 lembar surat suara untuk pilkada bupati dan wakil bupati serta pilkada gubernur dan wakil gubernur yang akan digelar 27 Juni 2018.
“Surat suara untuk pilkada serentak 27 Juni 2018 itu telah kami terima dua hari lalu, dan saat sejak kemarin hingga hari ini mulai dilakukan pemilahan,” ujar Komisioner Divisi Keuangan dan Logistik KPU Bangkalan Tajul Anwar di Bangkalan, Senin.
Tajul menjelaskan pelipatan dilakukan di Gedung Olahraga Sultan Abdul Kadirun di Jalan Halim Perdana Kusuma, Bangklan, Madura dan melibatkan sebanyak 25 orang pekerja.
“Target kita selama dua hari. Kalau tidak ada kendala, sore atau malam ini selesai,” katanya.
Menurut Tajul, pemilahan surat suara itu dilakukan untuk mengetahui kondisi surat suara yang diterima KPU Bangkalan itu.
Sebab, surat suara yang dikirim oleh rekanan pemenang tender proyek percetakan surat suara itu dalam kondisi terbungkus kardus.
“Dengan adanya pemilihan ini, nantinya akan diketahui jika ada surat suara yang rusak atau tidak layak pakai,” ujarnya, menjelaskan.
Selain melakukan pemilahan, KPU Bangkalan juga melakukan pelipatan surat suara. Kertas surat suara yang bagus, langsung dimasukkan kembali ke dalam kardus dan disimpan di gudang penyimpanan logistik KPU Pamekasan.

“Pada pemilahan hari pertama kemarin ditemukan sebanyak 20 lembar surat suara rusak. Kalau yang hari ini kami belum menerima laporan berapa jumlahnya,” kata Tajul Antar, menjelaskan.
Pilkada 27 Juni 2018 di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur diikuti oleh 859.067 orang pemilih.
Mereka tersebar di 1.984 tempat pemungutan suara (TPS) di 281 desa dan kelurahan di 18 kecamatan.
Pada pilkada ini, pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bangkalan yang akan bersaing pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah pada 27 Juni 2018 itu tiga pasangan.
Masing-masing pasangan Calon Bupati Moch Farid Al-Fauzi dan Wakilnya Sudarmawan, lalu H.Imam Buchori dengan wakilnya Mondir A Rofii, dan pasangan calon terakhir adalah R. Abdul Latif Amin Imron dengan wakilnya Mohni.
Pasangan Farid Al-Fausi-Sudarmawan diusung oleh Partai Hanura, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Demokrat dan PAN, serta ditetapkan mendapat nomor urut 1.
Kemudian pasangan Imam Buchori-Mondir A Rofii yang diusung oleh partai PKB, PKS dan Nasdem dengan nomor urut 2.
Sementara nomor urut 3 ditetapkan untuk pasangan Abdul Latif Amin Imron-Mohni yang diusung tiga partai, yaitu Gerindra, PPP, dan Golkar.
KPU Bangkalan berharap, pelaksanaan pilkada akan berlangsung dengan aman dan damai, dan masing-masing pasangan calon bisa mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan oleh penyelenggara pemilu.   (anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 + 9 =