KPU Banyuasin Tetapkan DPT 572.784

BANYUASIN, SUMSEL, jurnalsumatra – KPU Banyuasin akhirnya  melalui rapat pleno terbuka menetapkan  Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 572.784 pemilih. Dari daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP). Rapat pleno terbuka ini berlangsung di KPU Banyuasin, Jumat (20/04/2018).

“Rapat pleno  mengesahkan DPT yang nantinya dapat  digunakan untuk  pemilihan Cabup dan Cawabup Banyuasin dan Cagub dan Cawagub Sumsel 27 Juni 2018, meskipun sempat tertunda 12 jam,”kata  Ketua KPU Banyuasin Dahri didampingi Komisioner KPU Bidang SDM dan Sosialisasi Salinan, Komisioner KPU Bidang Teknis Ida Royani dan Komisioner KPU Bidang Logistik.

Rapat pleno ini diselenggarakan, lanjutnya berdasarkan Berita Acara Nomor: 79/KPU.BA.006- 435384/IV/2018 tanggal 20 April 2018 tentang Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin 2018 terdapat 19 Kecamatan, 304 Desa/Kelurahan, 1.815 TPS, dengan jumlah  572.784 pemilih. Untuk  Laki-Laki 290.810 suara, Perempuan ada 281.974 suara.

Rapat pleno ini, ujar Dahri dihadiri Ketua Panwaslu Banyuasin Iswadi, Komisioner Panwaslu Ibzani, Disdukcapil Banyuasin Hendri, Kapolres Banyuasin diwakili Kasat Intel AKP Edi Putra Jaya, M.Pd, Dandim 0430/Banyuasin diwakili Serda Sugiono, Perwakilan tiap-tiap PPK se-Kabupaten Banyuasin beserta perwakilan tim pemenangan masing-masing Paslon Bupati/Wakil Bupati Banyuasin.

Dahri menambahkan dalam  melakukan rekapitulasi dan penetapan DPT, KPU telah bekerja keras untuk merampungkan DPSHP ini mulai dari pelaksanaan coklit 20 Januari 2018 hingga penetapan DPS 2 April 2018 lalu.

“KPU mulai tingkat Kabupaten/Kota PPK hingga PPS telah melaksanakan pencermatan untuk mewujudkan DPT yang berkualitas. Harapannya tidak ada warga Banyuasin yang telah memiliki hak pilih, yang tidak masuk di DPT,” ujar dia.

DPT yang akurat, tandasnya dihasilkan melalui kerja keras semua pihak. Dan KPU telah menempuh tahapan-tahapan untuk menghasilkan DPSHP yang akurat dan dapat  dipertanggung jawabkan.

“Kerja keras dalam mendata sudah dilakukan berdasarkan PKPU nomor 2 tahun 2018 sehingga daftar pemilih yang dihasilkan bisa akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,”katanya.  (BIO)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

six + 3 =