KPU Biak Minim Anggaran Biayai Tahapan Pilkada

    Biak,jurnalsumatra.com – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Biak Numfor, Papua Jackson S Maryen mengakui hingga saat ini KPU masih minim ketersediaan anggaran dalam upaya  membiayai program tahapan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah serentak 2018.
“Pencairan dana hibah yang tidak tepat waktu dapat menganggu tahapan pilkada serentak 2018, jajaran KPU Biak Numfor berharap pemkab Biak Numfor dapat mencairkan dana hibah tepat waktu,” ujar Ketua KPU Biak Jackson S Maryen dihubungi di Biak, Selasa.
Ketua KPU Jackson Maryen meminta pemerintah kabupaten Biak Numfor dapat mempercepat realisasi naskah pencairan dana hibah untuk penyelenggaraan pemilihan kepala daerah serentak 2018 senilai Rp28,6 miliar.
Ia mengakui hingga tahapan pilkada serentak 2018 sudah memasuki proses pencalonan, pemeriksaan kesehatan dan perbaikan berkas syarat pencalonan dana hibah KPU masih kesulitan anggaran.
Ketua KPU Jackson menyebut setiap bulan anggaran yang dibutuhkan untuk membayar honor petugas penyelenggara pilkada serentak di berbagai kampung dan distrik mencapai miliran rupiah.

Sementara untuk ketersediaan dana dimiliki KPU untuk membayar berbagai keperluan kegiatan sangat minim, lanjut Jackson, maka proses keterlambatan pencairan dana hibah KPU dapat berdampak dengan kelancaran tahapan program.
“Saya sangat berharap naskah dana hibah yang sudah ditandangani bersama pemkab Biak Numfor diwaliki Plt Bupati Herry Ario Naap dengan Ketua KPU dapat diproses secepatnya karena keperluan anggaran oleh KPU sangat mendesak,” harap Ketua KPU Jackson Maryen.
Hingga Selasa pukul 08.00 WIT aktivitas di sekretariat KPU Jalan Tanjung Mandouw dan Panwaslu Jalan Pramuka distrik Biak Kota sebagai penyelenggara Pilkada serentak 2018 tampak masih normal beroperasi meski mendapat pengamana ekstra personel Polres Biak Numfor.(anjas)

Leave a Reply